Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menanggapi penurunan angka per
nikahan dan munculnya stigma negatif, Kementerian Agama memperkuat program Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (Bimwin).
Program ini dirancang untuk memberikan pembekalan menyeluruh kepada pasangan muda yang akan me
nikah.Materi yang diberikan mencakup keterampilan komunikasi dalam keluarga, pengelolaan keuangan
rumah tangga, hingga manajemen konflik.
Tujuannya adalah membangun kesiapan bukan hanya secara
ekonomi, tetapi juga
emosional dan
psikologis."Dengan persiapan yang baik, perkawinan akan menjadi perjalanan menyenangkan, bukan menakutkan," kata Abu Rokhmad.
Dalam konteks ini, penting untuk mengubah narasi sosial bahwa me
nikah harus cepat atau mengikuti tekanan lingkungan. Psikolog dan pemerhati keluarga pun menyarankan agar
generasi muda mengambil waktu untuk benar-benar mengenali diri sendiri, memahami pasangan, dan menyiapkan fondasi mental sebelum membentuk keluarga.
"Me
nikah bukan perlombaan. Ini soal kesiapan untuk berbagi hidup dengan orang lain dalam jangka panjang," tegas Ayu.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.