JAKARTA - Film anime Jepang Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle mencetak prestasi fenomenal dengan meraih pendapatan sebesar 33 juta dolar AS atau sekitar Rp541,7 miliar pada hari pertama penayangannya di Amerika Serikat, Jumat (12/9/2025).
Dikutip dari The Hollywood Reporter, Minggu (14/9), film ini diperkirakan akan membukukan pendapatan akhir pekan antara 56 juta hingga 65 juta dolar AS (sekitar Rp921,8 miliar hingga Rp987,6 miliar).
Sementara itu, pendapatan global dari film ini dikabarkan hampir menyentuh angka 280 juta dolar AS, menjadikannya salah satu film anime tersukses secara internasional.
Trilogi Penutup Pertarungan Melawan Muzan
Infinity Castle merupakan film fitur pertama dari trilogi sinematik yang mengadaptasi kisah akhir dari manga populer Demon Slayer karya Koyoharu Gotouge.
Film ini disutradarai oleh Haruo Sotozaki dan menampilkan karakter ikonik seperti Tanjiro, Nezuko, Zenitsu, dan Inosuke yang kembali dalam pertempuran klimaks melawan Raja Iblis Muzan Kibutsuji.Film ini juga mencetak rekor di Jepang, dengan lebih dari 19,8 juta penonton sejak penayangan perdana pada Juli lalu.Rilis Global dan Format IMAXDemon Slayer: Infinity Castle merupakan hasil kolaborasi dari Aniplex (anak perusahaan Sony Group), Toho, dan Crunchyroll. Film ini juga mendapat perilisan IMAX di lebih dari 40 wilayah di dunia, dan mencatat sejarah sebagai salah satu film anime dengan performa terbaik di layar IMAX, baik di Jepang maupun Amerika Utara.
Pencapaian luar biasa ini semakin membuktikan bahwa Demon Slayer tetap menjadi fenomena budaya global, yang mampu menyatukan jutaan penggemar anime dari seluruh dunia.*