Ia menyebut dampak dari publikasi buku tersebut membuat kolom komentarnya dipenuhi "komentar-komentar fitnah yang super liar."
Roby menegaskan, dirinya yakin tuduhan itu sengaja diarahkan untuk merusak nama baik sekaligus kariernya.
"Tujuan sumber tersebut jelas mau membuat kredibilitas saya hancur, a.k.a cancel culture," tulisnya.
Tak hanya itu, Roby juga meminta kepada publik untuk tidak mudah terpancing menyebarkan informasi yang belum terbukti.
"Tolong cek dulu rekam jejak digital internet dan bukti-bukti untuk hal yang dituduhkan dari sumber tersebut," tambahnya.
Sampai saat ini, baik penulis Aurelie Moeremans maupun pihak penerbit belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan yang mencuat ini.
Kasus ini terus menarik perhatian netizen dan media, mengingat isu cancel culture dan penyebaran informasi tanpa verifikasi yang kerap menjadi perhatian publik.*
(sp/ad)
Editor
: Abyadi Siregar
Roby Tremonti Angkat Bicara Soal Tuduhan Isu Grooming di Buku Aurelie Moeremans: Hancurkan Kredibilitas Saya