Bukan Karena Tembakan, Labfor Polda Sumut Ungkap Penyebab Pecahnya Kaca Rumah Dinas Wabup Deli Serdang
DELI SERDANG Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara memastikan pecahnya kaca jendela rumah dinas Wakil Bupati Deli Serd
PERISTIWA
PONTIANAK -Perselisihan antara presenter Mandala Shoji dan pihak sebuah hotel di Pontianak terus berlanjut. Proses sidang di Pengadilan Negeri Pontianak masih berlangsung, sementara Mandala mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap respons pihak hotel terkait pengusiran yang dialaminya.
Mandala, yang merasa diusir bersama istrinya dari hotel sebelum waktu check-out, mengklaim telah berusaha melakukan mediasi berkali-kali. Namun, upaya tersebut tampaknya tidak mendapat tanggapan positif dari pihak hotel. “Kami sudah mencoba menyelesaikan masalah ini dengan baik, tapi hotel tidak menunjukkan itikad baik,” ungkap Mandala saat ditemui di Studio Trans7, Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2024).
Sidang Mediasi Tanpa Kehadiran Pihak HotelSatu momen yang sangat mengecewakan bagi Mandala adalah saat sidang mediasi di Pengadilan Negeri Pontianak. Meskipun Mandala datang jauh-jauh dari Jakarta, tidak ada satupun perwakilan dari pihak hotel, baik dari pemilik maupun manajer, yang hadir. Hanya seorang pengacara yang mewakili pihak hotel. “Niatnya apa coba? Kalau ada itikad baik, mana? Tunjukkan dong!” serunya dengan nada frustrasi.
Mandala menegaskan bahwa sikap pihak hotel mencerminkan kurangnya itikad baik dalam menyelesaikan masalah ini. “Saya sudah jauh-jauh datang ke Pontianak, tapi mereka tidak pernah datang. Ini jelas tidak menghargai proses hukum,” tambahnya.
Barang yang Rusak dan Tuntutan Ganti RugiSelama proses mediasi, Mandala juga mengungkapkan kekecewaannya terkait tawaran dari pihak hotel. Mereka hanya bersedia mengganti koper yang rusak akibat pengusiran tersebut. “Anehnya di pengadilan cuma tanya, ‘Itu berapa harganya koper?’. Jadi mereka cuma mau mengganti koper saya,” ujarnya.
Mandala merasa tindakan tersebut sangat tidak memadai, terutama mengingat banyaknya korban lain yang mengalami perlakuan serupa. “Korban yang lain Anda harus ganti semuanya karena kami wakili korban yang lain juga. Ini jelas-jelas manajemen yang aneh menurut kami,” tegasnya.
Ancaman dan IntimidasiKejadian ini juga menambah panjang daftar masalah yang dihadapi Mandala. Sebelumnya, ia mengaku menerima ancaman dan intimidasi setelah insiden tersebut, termasuk mobilnya yang disiram air keras. Hal ini semakin memperburuk suasana dan membuatnya merasa tertekan dalam menghadapi masalah yang berkepanjangan.
Dengan tidak adanya solusi yang jelas, Mandala Shoji terus berharap agar pihak hotel dapat menunjukkan itikad baik dan menghadapi masalah ini secara serius. Sementara itu, publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari sidang yang sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Pontianak.
Sebagai catatan, polemik ini menjadi perhatian banyak pihak dan mengundang pertanyaan tentang bagaimana manajemen hotel menangani keluhan tamu serta pentingnya menjaga reputasi di dunia perhotelan.
Dengan kasus ini, diharapkan akan ada langkah positif ke depan bagi Mandala Shoji dan juga bagi hotel yang bersangkutan untuk memperbaiki hubungan dengan para tamu dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.
(N/014)
DELI SERDANG Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara memastikan pecahnya kaca jendela rumah dinas Wakil Bupati Deli Serd
PERISTIWA
MEDAN Tim gabungan masih melanjutkan proses evakuasi korban ledakan yang terjadi di rumah nomor 3B, Komplek Grand Polonia, Kota Medan, S
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi banjir yang kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Ia meminta Peme
PERISTIWA
LANGKAT Kisah cinta pasangan muda di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang memilih menikah meski berbeda keyakinan, berujung pada pros
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap bahwa kliennya pernah mengajukan pinjaman bank senilai sekitar Rp10 miliar u
ENTERTAINMENT
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Aceh
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung lokasi ledakan yang menghancurkan sebuah rumah di Kompleks Grand Poloni
PERISTIWA
MEDAN Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BetulBetul melayangkan pengaduan masyarakat (Dumas) ke Polda Sumatera Utara terhadap PT Pertamina Pat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) menggelar aksi damai di dep
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara yang membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025
PEMERINTAHAN