Andi Azwan Dorong dr Tifa Ajukan Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
JAKARTA Ketua Umum Relawan Jokowi Mania Andi Azwan mendorong tersangka kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widod
POLITIK
BANDUNG -Raffi Ahmad, selebriti ternama Indonesia, baru-baru ini mendapat sorotan tajam dari publik menyusul reaksi kontroversial terhadap polemik revisi Undang-Undang Pilkada. Saat masyarakat, buruh, mahasiswa, dan artis melakukan unjuk rasa besar-besaran untuk menolak revisi tersebut, Raffi Ahmad terlihat mendampingi Gibran Rakabuming Raka dan Zulkifli Hasan dalam kunjungan ke Lembang, Bandung, Jawa Barat. Keberadaan Raffi di tengah ketegangan ini memicu berbagai tanggapan negatif di kalangan netizen.
Kontroversi dan Cuitan Raffi AhmadPolemik mengenai revisi UU Pilkada semakin memanas ketika Raffi Ahmad mengunggah cuitan dari Wakil Ketua DPR-RI Sufmi Dasco Ahmad setelah pembatalan revisi tersebut. Alih-alih mendapatkan dukungan, cuitan Raffi justru menuai hujatan dari puluhan ribu netizen. Kritik tajam ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap sikap yang dianggap tidak peka terhadap situasi politik dan sosial yang berkembang.
Menanggapi gelombang kritik tersebut, Raffi Ahmad melakukan klarifikasi melalui akun Instagramnya. Dalam pernyataan tersebut, Raffi mengungkapkan dukungannya terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan menghargai upaya masyarakat yang turun ke jalan.
“Dengan segala hormat untuk seluruh masyarakat Indonesia, terhadap problematika yang sedang berjalan, saya secara personal mendukung dan mengawal bagaimana keputusan MK,” tulis Raffi dalam klarifikasinya. Ia menambahkan bahwa dia menghargai setiap bentuk aksi, baik itu turun ke jalan atau melalui media sosial, sebagai bagian dari upaya menjaga martabat demokrasi dan keutuhan NKRI.
Reaksi Netizen dan Klarifikasi RaffiMeski Raffi Ahmad menyatakan dukungannya terhadap pergerakan masyarakat, respons netizen tidak menunjukkan perubahan signifikan. Komentar-komentar di media sosial penuh dengan kekecewaan dan kritik terhadap sikap Raffi. Beberapa netizen mengekspresikan rasa kecewa mereka secara terbuka, menilai Raffi sebagai tidak peka terhadap perjuangan rakyat dan situasi sosial yang sedang berlangsung.
“Akhirnya gw kecewa juga sama dia. Ya normal sih, dia begini, karena ternyata dia hanya manusia biasa, jadi wajar juga kalau gw kecewa sama dia #unfollow,” ungkap salah satu netizen dengan nada kecewa.
Sementara itu, komentar lain menyoroti ketidakpedulian Raffi terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. “Kalian sekeluarga udah kaya raya mas, tolong hargai teman-teman yang berjuang melawan penindasan baik langsung/ga langsung. Bijak aja gunain power yang ada ga sih???? sorry for this moment keknya banyak yang udah ga respect.????,” tulis netizen lain dengan nada kritis.
Menjaga Martabat DemokrasiRaffi Ahmad menekankan dalam klarifikasinya bahwa berbagai bentuk perjuangan masyarakat, baik melalui aksi jalanan maupun media sosial, memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga keutuhan NKRI dan martabat demokrasi. “Baik menyuarakan langsung, turun ke jalan ataupun lewat media sosial, dan cara-cara lainnya yang baik dan bijaksana tanpa anarkis dan provokatif. Saya yakin apapun yang kita lakukan memiliki tujuan yang sama yaitu demi keutuhan NKRI dan martabat demokrasi,” tutup Raffi.
Reaksi keras dari publik terhadap tindakan Raffi Ahmad mencerminkan betapa sensitifnya isu-isu politik dan sosial di Indonesia saat ini. Selanjutnya, akan menarik untuk melihat bagaimana Raffi dan pihak-pihak terkait menangani situasi ini serta bagaimana dampaknya terhadap citra publik dan keterlibatan sosial mereka.
(N/014)
JAKARTA Ketua Umum Relawan Jokowi Mania Andi Azwan mendorong tersangka kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widod
POLITIK
Oleh T. JamaluddinPeningkatan volume sampah menjadi persoalan yang hampir selalu muncul saat perayaan hari besar, termasuk Lebaran. Di berb
OPINI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya mendukung kasus korupsi kuota haji yang m
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi sekaligus Chief Executive Officer Danantara Rosan Roeslani bersama sejumlah
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan memastikan seluruh aduan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2026 akan ditindaklanjuti secar
PEMERINTAHAN
SABANG Kepala Kepolisian Daerah Aceh Marzuki Ali Basyah meninjau Pos Terpadu Operasi Ketupat Seulawah 2026 di kawasan Pelabuhan Balohan,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) tengah merancang langkah efisiensi besar unt
PEMERINTAHAN
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa kepala sekolah harus berperan sebagai pemimpin pembelaj
PENDIDIKAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membuka peluang penerapan kembali kebijakan One Day No Car bagi aparatur sipil negara (AS
PEMERINTAHAN
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kembali menangkap dua tersangka dalam pengembangan kasus jaringan narkotika yan
HUKUM DAN KRIMINAL