37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
JAKARTA -DJ dan produser terkenal, Angger Dimas, masih merasakan kehilangan mendalam atas kepergian putranya, Raden Andante Khalif Pramudityo, atau yang akrab disapa Dante. Dante, yang berusia enam tahun, tragis meninggal dunia akibat tenggelam pada 27 Januari 2024 lalu. Sejak saat itu, Angger Dimas telah menjadi salah satu penggiat utama untuk memperjuangkan keadilan atas kasus kematian putranya.
Angger Dimas baru-baru ini mengungkapkan kerinduannya terhadap Dante melalui unggahan di Instagram pribadinya, @anggerdimas. Pada tanggal 29 Juni 2024, Angger Dimas mengunggah kembali foto-foto kenangan Dante, termasuk momen-momen berharga bersama sang anak.
“Hari ini seharusnya hari kelulusanmu, terima kasih @binamanusa.id sudah memberikan satu segmen untuk Andante,” tulis Angger Dimas dalam keterangan fotonya.
Di samping rasa kehilangan yang mendalam, Angger Dimas juga menyampaikan harapannya agar sidang kasus kematian Dante segera digelar. “Sidang sebentar lagi seharusnya dimulai, tolong semangati bapak ya Mas… With love, Bapak,” tulisnya dengan penuh harap.
Kematian Dante menjadi sorotan publik setelah Yudha Arfandi, pacar Tamara Tyasmara yang saat itu mendampingi Dante, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Angger Dimas dan Tamara Tyasmara, mantan pasangan suami istri, telah menunjukkan sikap yang kuat untuk memastikan keadilan bagi putra semata wayang mereka.
Sementara itu, Tamara Tyasmara sendiri telah menyatakan bahwa ia telah ikhlas atas kepergian Dante. Pada acara peringatan 100 hari meninggalnya Dante, Tamara Tyasmara mengungkapkan perasaannya yang campur aduk dalam mengenang sang anak.
“Sekarang cuma teman dekat aja, keluarga, sama ada papa Dante juga,” ujar Tamara, menunjukkan bahwa dukungan dan kebersamaan tetap terasa dalam menghadapi kesedihan ini.
Kisah kehilangan Dante tidak hanya menyentuh pribadi Angger Dimas dan Tamara Tyasmara, tetapi juga menjadi cerminan bagi banyak orang akan kekuatan cinta seorang orang tua dan perjuangan untuk keadilan. Publik pun turut memberikan dukungan moral dalam upaya untuk mengungkap kebenaran di balik kepergian tragis seorang anak yang masih begitu muda.
Dengan harapan agar sidang segera dilaksanakan, Angger Dimas dan Tamara Tyasmara menunjukkan keteguhan hati mereka dalam menghadapi proses hukum yang panjang ini. Semoga keadilan dapat segera tercapai untuk Dante.
(N/014)
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN