Bantuan Sosial Tidak Merata Jadi Masalah Baru Era Prabowo-Gibran, Pengangguran Jadi PR Terbesar
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA -Suasana di Kemayoran, Jakarta Pusat, berubah drastis pada Kamis dini hari, ketika kejadian mencekam melibatkan sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang mengancam seorang pasangan suami istri. Kejar-kejaran dramatis ini berujung pada aksi penembakan yang menggemparkan warga sekitar.
Peristiwa memilukan ini terjadi di Jalan Nilam Raya, tempat sejumlah warga tiba-tiba mendapati diri mereka dalam pusaran konflik yang mematikan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 20 orang OTK bersepeda motor mengejar pasutri yang berusaha melarikan diri. Mereka tidak segan-segan menenteng senjata tajam, menambah ketegangan di malam itu.
“Saya sedang berada di depan kantor pos kamling ketika mendengar teriakan memohon bantuan dari pasutri yang dibuntuti oleh kelompok tersebut,” ujar J, seorang saksi mata yang turut memberikan keterangan.
Menurut keterangan Kasie Humas Polsek Kemayoran, Bripka Ricky Sihite, kepolisian telah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Kejadian yang tercatat pada Kamis dini hari tersebut meninggalkan luka fisik dan emosional bagi korban yang berusaha mencari perlindungan di tengah kekacauan.
Warga sekitar berusaha menenangkan situasi dengan melemparkan kursi plastik ke arah OTK, berharap mereka akan meninggalkan tempat tersebut. Namun, upaya ini justru memicu aksi balasan yang lebih mematikan: salah satu dari OTK tersebut menembakkan senjata airsoft gun ke arah warga, melukai seorang di antara mereka.
“Kami segera merespons dengan mengevakuasi korban yang terluka ke rumah sakit terdekat, sementara OTK berhasil melarikan diri dari tempat kejadian,” tambah Ricky.
Kini, polisi sedang mengintensifkan upaya untuk menangkap pelaku dan memastikan keamanan wilayah Kemayoran tidak terganggu lagi oleh insiden serupa. Motif dari kejar-kejaran ini masih menjadi misteri, dan investigasi mendalam sedang dilakukan untuk mengungkapnya.
“Saat ini, kami tengah memantau beberapa nama yang diduga terlibat dalam insiden tersebut,” ungkap Ricky seraya menegaskan komitmen polisi untuk membawa keadilan kepada korban dan masyarakat.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat akan kompleksitas keamanan di ibu kota, di mana ancaman kekerasan bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Warga diminta tetap waspada dan memberikan dukungan kepada aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekitar.
Terus pantau berita ini untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kasus dan upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak berwenang.
(N/014)
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA
PIDIE JAYA Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Re
PERTANIAN AGRIBISNIS
TAPTENG Pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada 25 November 2025 lalu,
PENDIDIKAN
PEKANBARU Seorang oknum Bhayangkari di Pekanbaru, Riau, inisial CN (40), ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan hingga milia
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan kewajiban sertifikasi halal untuk setiap produk yang masuk dan beredar di Indonesia tid
NASIONAL
BATAM Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menegaskan tuntutan pidana mati terhadap enam terdakwa kasus penyelundupan sabu hampir 2 ton melal
HUKUM DAN KRIMINAL