Survei Median: 48,9 Persen Publik Nilai Kebebasan Berpendapat di Indonesia Masih Bebas
JAKARTA Hasil survei Media Survei Nasional (Median) menunjukkan 48,9 persen masyarakat menilai kondisi kebebasan berpendapat di Indonesi
NASIONAL
CIREBON – Kasus Vina dan Eky yang mengejutkan publik Cirebon terus berlanjut dengan kemunculan saksi baru. Liga Akbar, yang sebelumnya belum terlibat dalam penyelidikan, kini muncul dengan pernyataan mengejutkan yang semakin memperjelas misteri di balik kematian tragis Eky.
Liga Akbar mengaku bahwa sekitar seminggu setelah foto tersangka dirilis oleh pihak kepolisian, ia didatangi oleh ayah Eky, Iptu Rudiana. Pertemuan tersebut terjadi secara tertutup, hanya antara Liga dan Iptu Rudiana. Dalam pertemuan itu, Liga ditanya mengenai pakaian yang dikenakan oleh seseorang bernama Pegi, alias Perong, serta masalah yang pernah terjadi antara Eky dan seorang bernama Rivaldi.
“Waktu itu, saya memang sempat bertanya kepada Eky soal masalah yang ia hadapi. Eky cerita kalau dia punya masalah dengan Rivaldi, atau yang biasa dipanggil Ucil. Itu sekitar sebulan sebelum Eky ditemukan tewas,” ungkap Liga.
Liga juga mengungkapkan bahwa Eky sempat menunjukkan sebuah foto dan bertanya apakah ia mengenali sosok di dalamnya. “Eky bilang kalau orang di dalam foto itu adalah Rivaldi, atau Ucil,” tambahnya.
Pernyataan Liga Akbar ini menambah dimensi baru dalam penyelidikan kasus Vina dan Eky. Pasalnya, Rivaldi alias Ucil sebelumnya tidak begitu disorot dalam penyelidikan. Dengan kemunculan nama ini, polisi kini memiliki arah baru untuk menyelidiki lebih lanjut.
Kasus ini memang telah menyita perhatian publik. Banyak yang berharap agar kebenaran segera terungkap dan keadilan ditegakkan. Sejumlah spekulasi bermunculan di media sosial, namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan terbaru ini.
Di sisi lain, keluarga Eky masih berduka dan terus berharap agar pelaku di balik kematian anak mereka segera ditemukan dan dihukum setimpal. Dukungan dan simpati dari masyarakat terus mengalir untuk keluarga Eky dan Vina.
Dengan adanya saksi baru ini, diharapkan kasus ini dapat segera terpecahkan. Publik kini menanti langkah selanjutnya dari pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini.
(N/014)
JAKARTA Hasil survei Media Survei Nasional (Median) menunjukkan 48,9 persen masyarakat menilai kondisi kebebasan berpendapat di Indonesi
NASIONAL
JAKARTA Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh meminta pemerintah Indonesia membuka kantor Konsulat
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah masih mengkaji rencana pembatasan pembelian bahan bakar minyak atau BBM jenis Pertalite berdasarkan kelompok kesejaht
EKONOMI
JAKARTA Hasil survei Poltracking Indonesia menunjukkan 51,2 persen publik menilai kinerja komunikasi pemerintah berjalan baik. Angka ter
NASIONAL
MEDAN Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan masih menyelidiki kematian Winda Lorenza Gowasa (35), eks istri polisi yang
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyoroti sikap sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai kurang k
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan meminta hasil reses anggota DPRD Kota Medan tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi segera diterjemahkan menj
PEMERINTAHAN
OlehEben E. Siadari TIBANYA Pangeran Harry dan keluarga di Bandara Birmingham, Inggris, 26 Agustus 2026 lalu, tidak menjadi berita utama di
OPINI
MEDAN Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada Muhammad Rafi dalam perkara produksi vape yang mengandung
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pelibatan organisasi masyarakat atau ormas untuk membubarkan massa yang rusuh dinilai berisiko memicu konflik horizontal. Pakar
HUKUM DAN KRIMINAL