BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

Pangeran Harry dan "Pangeran" Jokowi

Redaksi - Senin, 31 Agustus 2026 18:45 WIB
Pangeran Harry dan "Pangeran" Jokowi
(Jokowi dinobatkan sebagai Raja Timor dalam acara karnaval budaya yang digelar di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan, Kota Kupang, NTT, Sabtu (1/8)/2026). Foto: dok PSI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh:Eben E. Siadari

TIBANYA Pangeran Harry dan keluarga di Bandara Birmingham, Inggris, 26 Agustus 2026 lalu, tidak menjadi berita utama di koran-koran Indonesia.

Hal itu dapat dimaklumi. Di Indonesia, sudah cukup lama pasangan The Duke and Duchess of Sussex ini kalah pamor dengan ikon kultur pop dunia lainnya, seperti selebriti Korea Selatan maupun artis publik domestik.

Baca Juga:

Itu bukan berarti tak ada yang menarik dari kepulangan The Sussex, yang tiba di Birmingham dari California menggunakan jet pribadi.

Justru mereka kini memasuki salah satu episode terpenting dari kehidupan keluarga Kerajaan Inggris, termasuk pertarungan kehumasan yang dapat menjadi pelajaran berharga.

The Sussex kali ini pulang dalam arti benar-benar pulang.

Kembalinya mereka ke Inggris kali ini tidak seperti kunjungan mereka Juli lalu, yang sekadar berlibur dan membawa Archie (7) dan Lilibet (5) menjenguk kakek mereka, Raja Charles III.

Sekarang The Sussex akan bermukim lama, dan mungkin seterusnya di Inggris. Archie dan Lilibet bersiap menempuh studi di sekolah lokal.


Menariknya, tibanya The Sussex di Inggris jauh dari gegap gempita penyambutan. Tidak ada lambaian tangan, tidak ada karpet merah.

Juga tidak ada siaran pers resmi, baik dari The Sussex apalagi dari Kerajaan Inggris. Semua berlangsung dalam senyap.

The Sussex turun dari pesawat bukan sebagai selebriti.

Dari Bandara Birmingham, mereka langsung bertolak ke kediaman pribadi mereka di wilayah pedesaan Costwolds, kira-kira 45 menit dari bandara.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hercules Turun Bubarkan Massa, Pakar Hukum: Pelibatan Ormas Bisa Matikan Demokrasi dan Adu Domba Masyarakat
Anggaran Besar tapi Kinerja Dikritik DPR, Kepala Bakom Qodari Akui Komunikasi Pemerintah Masih Jadi PR
Kejagung Sita Rp401 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel di Sultra
Gunung Sinabung Erupsi, Bobby Nasution: Jika Debu Meluas, Sekolah Beralih ke PJJ
PN Medan Bebaskan 4 Terdakwa Korupsi, Kejati Sumut Siapkan Evaluasi dan Eksaminasi Jaksa
Geruduk Kejati Sumut, DPP RAJA Desak Usut Dugaan Mark Up Eks Rumah Singgah Covid-19 Pematangsiantar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru