Kejagung Kembali Tahan Tersangka Baru Kasus MBG, Total Sudah Enam Orang Dijerat
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi G
HUKUM DAN KRIMINAL
PAPUA -Kengerian kembali menyelimuti tanah Papua, kali ini dengan peristiwa biadab yang mengejutkan. Organisasi Papua Merdeka (OPM) dituduh melakukan aksi penembakan terhadap warga sipil tak bersenjata, dengan korban nyawa yang tak terhindarkan.
Peristiwa tragis ini terjadi di sekitar Sekolah YPPGI Kepas Kopo, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah. Seorang warga sipil bernama Rusli menjadi korban penuh dari kebrutalan OPM, ketika ia ditembak dan kemudian dibakar bersama kendaraannya. Letkol Arh Yogi Nugroho, perwira penerangan Koops Habema, mengonfirmasi bahwa aksi keji ini diduga dilakukan oleh Kelompok Undius Kogoya yang beroperasi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Paniai, dan Puncak.
Rusli, seorang pendatang berusia 40 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban tak berdosa dalam kekerasan yang tak beralasan ini. Ia langsung meninggal dunia di tempat akibat luka-luka yang ditimbulkan oleh penembakan dan pembakaran kendaraan yang dilakukan oleh OPM.
Meskipun dihadapkan dengan gangguan tembakan senjata dari OPM, aparat keamanan gabungan segera merespons dengan sigap dan terencana, bergerak cepat untuk mengevakuasi jenazah korban. Mereka harus menghadapi tantangan berat, termasuk jalan terputus dan serangan tembakan dari pihak OPM. Namun, dengan kesigapan dan keberanian, jenazah Rusli berhasil dievakuasi ke RSUD Madi.
Fotografi yang diterima menunjukkan aksi taktis aparat keamanan gabungan yang bersiap siaga di antara kendaraan taktis TNI dan Polri. Sementara itu, sebuah mobil terbakar di jalan yang terputus menjadi saksi bisu dari kebrutalan yang terjadi.
Peristiwa penembakan biadab ini menyebabkan kecaman keras dari berbagai pihak, dengan menuding OPM telah melanggar hukum dan hak asasi manusia. Namun, dalam kegelapan kekerasan, keberanian dan kesigapan aparat keamanan gabungan dalam menangani situasi yang sulit perlu diapresiasi.
Kekerasan ini harus menjadi alarm bagi semua pihak, bahwa perdamaian dan keamanan di Papua masih jauh dari terwujud. Diperlukan langkah-langkah yang lebih konkret dan kolaboratif untuk mengakhiri spiral kekerasan yang merusak kehidupan dan merampas harapan warga Papua akan masa depan yang damai dan sejahtera.
(N/014)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi G
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran direksi dan komisaris lima bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara
EKONOMI
SINGKIL Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 tahun 2026, Polres Aceh Singkil melaksanakan kegiatan anjangsana kepada para pu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyiapkan sejumlah kantong parkir atau parkir satelit di sekitar Stadion Teladan guna mengantisipasi lonjak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih diwajibkan mengikuti pelatihan dasar militer s
PEMERINTAHAN
JAKARTA Relawan Garda Prabowo melaporkan mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, ke B
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti
EKONOMI
JAKARTA Pemeriksaan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya oleh penyidik Kejaksaan Agung mengungkap perkembangan bar
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kabupaten Karo berencana menghapus retribusi masuk ke kawasan pemandian air panas Sidebukdebuk setelah mendapat masuka
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) berencana segera mengisi tujuh posisi Dewan Pengarah yang selama ini masih kosong. Sejumlah ahli gizi,
NASIONAL