Meski Ekonomi Jadi Sorotan, Publik Tetap Beri Prabowo Nilai 81,5 Persen
JAKARTA Survei terbaru Indonesia Development Monitoring (IDM) mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subiant
POLITIK
BALI -Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berhasil menangkap Chaowalit Thongduang, buronan paling dicari di Thailand. Pria tersebut dilaporkan melarikan diri ke Indonesia dalam upaya menghindari penangkapan di negaranya sendiri.
Chaowalit, yang juga dikenal dengan nama samaran Sia Paeng Nanod, ditangkap di Badung, Bali setelah pelariannya yang panjang. Namun, yang menarik dari penangkapan ini adalah fakta bahwa selama berada di Indonesia, Chaowalit mengandalkan Google Translate untuk berkomunikasi.
Menurut Kabagjatinter Sekretariat NCB Divhubinter Polri, Kombes Audie Latuheru, Chaowalit tidak bisa berbahasa Indonesia atau Inggris. Oleh karena itu, ia menggunakan bantuan Google Translate Voice untuk berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.
“Dia bahasa Inggris gak bisa, bahasa Indonesia gak bisa. Jadi dia selama ini ngomongnya pakai bantuan Google Translate Voice,” ungkap Audie.
Selama berada di Indonesia, Chaowalit juga dibantu oleh dua warga negara Indonesia (WNI), yang kini juga telah ditangkap oleh Polda Sumatera Utara. Kedua WNI ini diduga membantu Chaowalit mendapatkan dokumen palsu, termasuk KTP dengan nama samaran Sulaiman. Mereka juga diduga mengajarkan bahasa Indonesia kepada Chaowalit.
“Dia kan gak bisa bahasa, dia sedang belajar Bahasa. Mungkin juga dua orang yang ditangkap itu di antaranya ngajarin dia Bahasa mungkin ya,” jelas Audie.
Sebelum melarikan diri dari Thailand, Chaowalit merupakan tahanan kasus percobaan pembunuhan terhadap seorang polisi pada September 2019. Dia divonis hukuman penjara selama 20 tahun enam bulan oleh Pengadilan Phatthalung pada Januari 2022. Namun, pada Oktober 2023, Chaowalit berhasil melarikan diri dari penjara dan menjadi buronan yang paling dicari di Thailand.
Penangkapan Chaowalit di Bali merupakan hasil dari kerjasama antara otoritas Thailand dan Indonesia dalam upaya penegakan hukum lintas negara. Chaowalit kini akan diadili atas tindakannya dan mungkin akan diekstradisi kembali ke Thailand untuk menjalani hukuman yang telah dijatuhkan kepadanya.
(N/014)
JAKARTA Survei terbaru Indonesia Development Monitoring (IDM) mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subiant
POLITIK
ACEH BESAR Lima perkara disebut menjadi penyebab utama mengapa amal ibadah seorang hamba tidak sampai membawanya pada derajat kesalehan se
AGAMA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengundang jajaran pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ke Istan
EKONOMI
JAKARTA Ahli hukum pidana Didit Wijayanto Wijaya menyatakan dugaan penyalahgunaan kewenangan atau abuse of power oleh penyidik dapat men
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan hukuman empat bulan penjara kepada Moh Syifak bin Muntiri dalam kasus pencurian uan
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Dr. Ahmad Yani, SH PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki arti penting secara sosial dan kesehatan dalam menunjang pertumbuhan an
OPINI
JAKARTA Pemerintah memastikan upacara peringatan detikdetik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan penurunan Bendera Pusaka dala
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memilih tidak memberikan komentar terkait kasus meninggalnya Sutrimo, yang disebutsebut merupakan Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
OlehIja SuntanaLUMRAH saja, dalam politik, selalu ada angka yang naik dan ada angka yang turun. Hari ini seorang politisi berada di puncak
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menangkap seorang pilot Malaysia Airlines bernama Mohd Saufi bin Othma
HUKUM DAN KRIMINAL