Prabowo-Megawati Bergandengan Tangan di Hari Pancasila, Pengamat: Beda Politik Tak Harus Bermusuhan
JAKARTA Keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 mendapat
NASIONAL
CIREBON -Kasus tragis pembunuhan Vina dan Eky pada 27 Agustus 2016 masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Dalam perjalanan panjangnya, kasus ini mengemuka dengan sedikit saksi mata dan kesaksian yang terbatas. Namun, baru-baru ini, penampakan seorang saksi kunci bernama Melmel menghadirkan sorotan baru dalam kasus ini.
Sejak awal, kasus ini telah menetapkan sembilan tersangka, delapan di antaranya telah dipenjara, dan satu lainnya, Pegi Setiawan, baru saja ditangkap setelah bersembunyi selama delapan tahun. Namun, kesaksian Melmel telah membuka tabir yang menyelimuti peristiwa tersebut.
Melmel muncul di hadapan pengadilan dengan kesaksian yang mengejutkan, memberikan detail kronologis tentang kejadian tragis tersebut. Menurutnya, pada hari kejadian, Eky menghubunginya dan menceritakan masalahnya dengan seseorang bernama Egi.
Namun, yang menarik perhatian adalah kesaksian Melmel tentang peristiwa yang terjadi. Dia menggambarkan pertemuan antara rombongan Eky, Vina, dan teman-temannya dengan tiga pelaku. Melmel juga mengungkapkan bahwa Vina sudah menunjukkan gejala kecemasan sejak awal.
Ketegangan meningkat ketika rombongan mereka diserang oleh para pelaku. Melmel bersaksi bahwa dia melihat Eky dan Vina disiksa dengan brutal oleh para pelaku, yang kemudian membawa mereka pergi. Dia menyaksikan Eky dan Vina dibawa ke lokasi yang gelap dan tidak diketahui, di mana akhirnya jenazah mereka ditemukan.
Kesaksian Melmel ini memperlihatkan betapa pentingnya perannya dalam membuka kebenaran tentang kasus ini. Namun, pengacara Pegi Setiawan, Tony RM, tampaknya terganggu dengan kesaksiannya, karena Melmel mungkin dapat memberikan bukti yang mengarah pada kliennya.
Meskipun demikian, kesaksian Melmel telah membuka lembaran baru dalam investigasi kasus ini. Dengan detail-detail yang disampaikannya, diharapkan keadilan akan segera tercapai bagi korban dan keluarganya. Namun, seperti yang diungkapkan oleh pengacara Pegi Setiawan, kasus ini masih penuh dengan misteri dan pertanyaan yang belum terjawab.
Update terbaru menunjukkan bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Jabar telah memeriksa Suharsono alias Bondol, yang merupakan teman dari Pegi Setiawan. Bondol menyatakan bahwa Pegi tidak dapat menjadi pelaku karena pada saat kejadian, Pegi berada di Bandung. Namun, penyidik tetap melanjutkan penyelidikan untuk mencari kebenaran di balik kasus ini.
Dengan setiap perkembangan baru, kasus pembunuhan Vina dan Eky terus menarik perhatian publik. Namun, satu hal yang pasti, keadilan harus ditegakkan untuk kedua korban dan keluarganya.
(N/014)
JAKARTA Keakraban Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri usai Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 mendapat
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai berbagai tantangan yang saat ini dihadapi pemerintahan Presiden P
POLITIK
BIAK NUMFOR Korban ledakan bom yang diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua, terus bertambah.
PERISTIWA
DELISERDANG Timnas Vietnam U19 membuka kiprahnya di ajang Piala AFF U19 2026 dengan kemenangan meyakinkan usai menundukkan Timor Leste
OLAHRAGA
JAKARTA Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mengusulkan pembentukan lembaga resmi yang secara khusus menangani pelaksanaan badal haji guna
NASIONAL
BANDA ACEH Upaya penyelundupan narkotika jenis ganja seberat 2,8 kilogram melalui jalur ekspedisi udara berhasil digagalkan petugas di B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto mengingatkan agar operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) yang resmi
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar upacara penurunan bendera dalam rangka Hari Lahir Pancasila 2026 di Gedung P
NASIONAL
MEDAN Polrestabes Medan bersama personel gabungan menggelar patroli skala besar di kawasan Jermal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (1/6
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Vietnam unggul telak 30 lawan Timor Leste dalam pertandingan perdana Piala AFF U19 (ASEAN U19 Boys Championship) 2026 di Stadion
OLAHRAGA