37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
JAKARTA -Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Sutrisno, memberikan pernyataan terkait upaya kepolisian dalam mengungkap kasus pembegalan yang menimpa seorang calon siswa (casis) Bintara Polri. Kejadian tragis tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya terkait keamanan jalanan.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Kompol Sutrisno menyatakan optimis bahwa pelaku pembegalan tersebut akan segera terungkap dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan. “Mudah-mudahan kita bisa ungkap dalam waktu dua sampai tiga hari ini. Kita sudah melakukan langkah-langkah,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Pihak kepolisian, lanjutnya, telah melakukan identifikasi terhadap pelaku. Dukungan dan kerjasama dari petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Barat, dan Polsek Kebon Jeruk telah diterjunkan untuk mengungkap kasus ini.
“Sudah cek CCTV, olah TKP, dan langkah-langkah penyelidikan lainnya telah kami lakukan,” tegasnya.
Sutrisno menjelaskan kronologi kejadian tragis tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 04.00 WIB, saat korban hendak menuju Polda Metro Jaya untuk mengikuti tes psikologi.
Korban, yang bernama Satrio (18), telah diikuti oleh pelaku sejak berangkat dari rumah. Meskipun korban sempat curiga dan berhenti di pom bensin, pelaku tetap mengikuti korban hingga akhirnya melakukan pembegalan di dekat Shell Arjuna.
“Dia kan dari rumah di Tanjung Duren mau berangkat tes psikologi ke SMK media Informatika itu di Pesanggrahan, nah dari Tanjung duren itu sudah diikutin yang tiga orang pelaku ini,” jelasnya.
Pernyataan Sutrisno ini menunjukkan keseriusan kepolisian dalam menangani kasus pembegalan ini, serta memberikan harapan kepada masyarakat bahwa pelaku akan segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.
(N/014)
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN