45 SPPG di Sumut Disuspend BGN, Ini Daftar Lengkapnya!
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 45 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara. Penghent
NASIONAL
PADANG SIDEMPUAN -Suasana haru menyelimuti keluarga dan rekan sejawat Brigadir Juflon Bross Tito Ambarita, anggota Polsek Saipar Dolok Hole, Tapanuli Selatan, yang tewas tragis dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah dimasukkan ke Panti Rehabilitasi Narkoba Amelia di Jalan Jenderal Sudirman. Kabar duka ini membawa kebingungan dan tanda tanya besar terhadap kejadian di balik dinding panti rehabilitasi tersebut.
Brigadir Juflon, yang dilaporkan lahir pada tahun 1986, meninggalkan dunia setelah menghabiskan waktu yang singkat di panti rehabilitasi. Suatu kematian yang menyisakan teka-teki dan keprihatinan akan kondisi pelayanan kesehatan di panti tersebut.
Sebelum tragedi maut itu terjadi, pada Rabu sore tanggal 8 Mei 2024, Brigadir Juflon Bross dibawa oleh pihak keluarga ke panti rehabilitasi. Dengan harapan mendapatkan pertolongan dan perawatan yang memadai bagi masalah ketergantungan narkoba yang dialaminya, Brigadir Juflon menerima perawatan mulai pukul 16.00 WIB. Namun, nasib tragis telah menantinya.
Keesokan harinya, Kamis pagi, petugas panti membuat penemuan yang mengejutkan: Brigadir Juflon ditemukan terbujur kaku di salah satu kamar panti. Kepergiannya yang tiba-tiba meninggalkan pertanyaan besar tentang proses perawatan dan pengawasan yang dilakukan terhadap pasien.
Penanggungjawab Panti Rehabilitasi Narkoba Amelia, Sarwan, memberikan keterangan bahwa tidak ada pemberian perawatan khusus yang diberikan kepada Brigadir Juflon selama kurun waktu perawatan yang singkat itu. Bahkan, pihak panti mengakui belum sempat melakukan penilaian terhadap kondisi korban dan jenis ketergantungan narkoba yang dialaminya.
Pertanyaan mendasar pun muncul: Mengapa tidak ada evaluasi menyeluruh terhadap kesehatan Brigadir Juflon? Apakah ada kekurangan dalam proses administrasi atau pelayanan medis di panti rehabilitasi tersebut? Semua pertanyaan ini menjadi sorotan dalam kasus kematian yang tragis ini.
Jenazah Brigadir Juflon Bross Tito Ambarita akhirnya disemayamkan dengan penghormatan terakhir di pemakaman umum di Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Juli, Padangsidimpuan. Namun, sementara keluarga dan rekan sejawatnya berduka, masyarakat pun menanti jawaban atas misteri di balik kematian tragis anggota kepolisian yang masih menyisakan banyak tanda tanya.
Kepolisian setempat bersama otoritas terkait diharapkan untuk melakukan penyelidikan mendalam terhadap kejadian ini, agar kebenaran dapat terungkap dan langkah-langkah pencegahan dapat diambil untuk mencegah tragedi serupa terulang di masa depan.
(N/014)
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 45 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara. Penghent
NASIONAL
SIMALUNGUN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun meminta pemerintah kecamatan hingga nagori dan kelurahan memp
PERISTIWA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, pad
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memaparkan visi dan misinya dalam uji kelayakan dan kepatutan atau fit and p
EKONOMI
TANGERANG Sejumlah spanduk berisi penolakan terhadap rencana kedatangan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terpasang di sejumlah ti
POLITIK
DELI SERDANG Seorang remaja lakilaki berinisial MAH, 18 tahun, diamankan polisi setelah diduga menyekap dan mengancam ibu kandungnya di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan keempat yang diajukan Roy Suryo terhadap Polda Metr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengajak mantan Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi untuk bertarung secara
POLITIK
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bahwa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi tidak memiliki h
POLITIK
BANDA ACEH Seorang pria berinisial MM, 20 tahun, diamankan polisi setelah diduga membawa kabur sepeda motor milik seorang mahasiswi di B
HUKUM DAN KRIMINAL