37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
LANGKAT -Kejadian begal yang menimpa seorang ibu dan anaknya di Jalan Binjai-Selayang, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, telah menjadi sorotan utama dalam beberapa hari terakhir. Insiden yang terjadi pada Kamis (2/5/2024) pagi sekira pukul 06.30 WIB ini menggemparkan masyarakat, terutama setelah aksi keji para pelaku viral di media sosial.
Dalam kisah yang dibagikan oleh pemilik akun Facebook Febyamanda, kronologi kejadian begal ini mengundang rasa ketakutan dan kecaman dari banyak pihak. Korban dan ibunya, yang saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari SPBU dengan sepeda motor Nmax berwarna hitam, tiba-tiba dipepet oleh tiga pelaku begal. “BEGAL SADISSS!!!! Hati-hati buat yang lain tolong jangan melintas sendirian,” tulis Febyamanda dalam unggahan yang menggambarkan detik-detik mencekam tersebut.
Usaha keras korban untuk mempertahankan diri dan sepeda motornya tidak cukup saat para pelaku mengancam dengan sajam berupa celurit. Meski berhasil mempertahankan kendaraannya sejenak, namun luka tusukan yang diderita korban dan ibunya menunjukkan betapa brutalnya aksi begal tersebut.
Tak hanya menggemparkan warganet di media sosial, kejadian ini juga mencuatkan berbagai reaksi dari masyarakat. Mulai dari ungkapan keprihatinan, kecaman terhadap aksi begal yang semakin merajalela, hingga seruan agar pelaku segera ditangkap dan diberikan hukuman setimpal.
Pihak kepolisian pun tidak tinggal diam. Kapolsek Selesai, AKP Joko Lelono, menyatakan bahwa kejadian tersebut telah dilaporkan dan korban sedang dalam proses pemeriksaan untuk mengungkap identitas dan memburu pelaku begal tersebut. Namun, beberapa komentar dari warganet juga menyuarakan keheranan terhadap kinerja aparat setempat dalam menangani kasus-kasus serupa.
Kisah ini bukan sekadar cerita seram di pagi hari, tetapi juga cerminan dari kondisi keamanan yang semakin memprihatinkan. Semoga korban dan keluarganya mendapat keadilan dan kesembuhan, serta pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatannya. Kita semua berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang di masa mendatang.
(N/014)
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN