Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
SURABAYA – Anggota DPR RI, Mufti Anam, mengungkapkan pengalamannya menjadi korban penipuan dari travel umrah yang diketahui bernama Pangeran Tour and Travel 7 April 2024. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut figur publik yang menjadi korban praktik penipuan yang cukup rumit.
Mufti Anam mengawali ceritanya dengan memaparkan bahwa ia tertarik dengan tawaran paket VIP umrah iktikaf 10 hari terakhir Ramadan yang ditawarkan oleh travel tersebut. Paket tersebut menawarkan fasilitas menginap di Hotel Hilton Madinah dan Hotel Dar Tawhid Intercontinental Makkah. Dengan penuh antusiasme, Mufti Anam melakukan pembayaran dan menambah fasilitas seperti pesawat business class dan paket tambahan tur ke Al Ula.
Namun, masalah muncul saat hari H keberangkatan tiba. Mufti Anam mendapat telepon dari pemilik travel, Andik Setiawan, yang meminta tambahan uang pembayaran dengan alasan kesalahan perhitungan dari pihak travel. Meski sudah berada di Bandara Juanda, Mufti Anam terpaksa menambah pembayaran agar tidak kehilangan kesempatan berangkat.
Saat tiba di Tanah Suci, masalah semakin kompleks. Mufti Anam dan keluarganya diusir dari hotel tempat menginap karena dianggap belum membayar. Hal ini menjadi puncak ketidakadilan yang dirasakan oleh Mufti Anam dan keluarganya.
Kekecewaan Mufti Anam semakin mendalam karena tidak mendapat respons dari Andik Setiawan setelah keluhan ini viral di media sosial. Selain itu, ia mengakui kesalahannya yang terlalu percaya dengan Andik, mengingat mereka sudah memiliki hubungan sebelumnya saat bekerja di perusahaan provider ternama di Indonesia.
Kasus ini juga telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya oleh Mufti Anam dan korban lainnya. Pihak kepolisian saat ini sedang mendalami kasus ini, termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi dan bukti-bukti lainnya.
Mufti Anam menegaskan bahwa kejadian ini tidak hanya menimpanya, tetapi juga banyak korban lain yang merasakan dampak negatif dari praktik penipuan yang dilakukan oleh travel tersebut. Hal ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih travel umrah dan memastikan keabsahan dan kredibilitas dari penyelenggara tersebut.
Kita tunggu perkembangan lebih lanjut dari kasus ini dan harapan agar tindakan hukum bisa diambil secara tegas terhadap pelaku penipuan.
(K/09)
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA