Ambang Batas Capres Dihapus, Surya Paloh Ungkap Ada Wacana Baru: Capres Didukung Minimal 2 Fraksi
JAKARTA Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap adanya wacana baru mengenai mekanisme pencalonan presiden setelah Mahkamah Konst
POLITIK
JAKARTA – Kasus pemerkosaan yang mengejutkan yang menimpa seorang siswi SMP di Lampung Utara masih menyisakan kecamuk kemarahan dan tuntutan keadilan dari berbagai kalangan. Pengacara terkenal, Hotman Paris, bersama dengan tim hukumnya, telah bertemu dengan korban, yang diidentifikasi sebagai NA, dan keluarganya untuk memberikan dukungan moral dan memperjuangkan keadilan bagi mereka.
Hotman Paris menegaskan bahwa keadilan harus ditegakkan dengan keras terhadap pelaku pemerkosaan. “Pelaku harus dihukum seberat-beratnya, setidaknya di atas 20 tahun atau bahkan seumur hidup,” kata Hotman Paris dengan tegas.
Selain itu, Hotman Paris juga menekankan pentingnya penangkapan empat pelaku lainnya yang masih dalam daftar pencarian oleh pihak kepolisian. Dia menyerukan agar penegakan hukum terhadap kasus ini dilakukan secara serius dan cepat.
Tim hukum Hotman 911, diwakili oleh Putri Maya Rumanti, menyampaikan bahwa NA mengalami ketidakadilan yang mengerikan, di mana selama tiga hari, dia disekap, diperkosa, dan tidak diberi makan, hanya diberi minuman keras saat dia sadar. Putri juga menyoroti ancaman pembunuhan yang dialami NA dari para pelaku.
Dalam pertemuan itu, Hotman Paris juga memberikan saran kepada NA untuk melanjutkan pendidikannya hingga perguruan tinggi, khususnya di bidang hukum. Dia menjanjikan dukungan penuh dalam perjalanan pendidikan NA.
Sementara itu, Leni, ibu NA, turut menyampaikan pengalaman mengerikan yang dialami putrinya. Dia menggambarkan momen tragis ketika menemukan NA dalam keadaan tidak sadar setelah disekap selama tiga hari.
Di samping tuntutan hukuman bagi para pelaku, tim hukum Hotman Paris juga mengajukan usulan untuk memperbarui undang-undang perlindungan anak, dengan menetapkan batas usia minimum penahanan pelaku pemerkosaan menjadi 10 tahun ke atas.
Namun, selain menuntut keadilan, momen tersebut juga menjadi titik terang bagi NA, dengan Hartono Foundation memberikan beasiswa pendidikan hingga tingkat sarjana. Harapannya, beasiswa ini akan menjadi pijakan yang kuat bagi NA dalam meniti masa depannya.
Kisah NA memicu kecaman dan keprihatinan yang meluas, sambil menyoroti perlunya penegakan hukum yang tegas dan perlindungan yang lebih baik bagi korban kekerasan seksual. Selagi berbagai pihak berjuang untuk keadilan, harapannya adalah agar NA dan korban serupa dapat menemukan pemulihan dan kekuatan dalam menghadapi masa depan mereka.
(AS)
JAKARTA Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkap adanya wacana baru mengenai mekanisme pencalonan presiden setelah Mahkamah Konst
POLITIK
NAGOYA Dua atlet muda Indonesia, Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan karateka Daniel Hutapea, dipercaya menjadi pembawa bendera Merah
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie menanggapi kritik yang menyebut kunjungan Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi ke
POLITIK
JAKARTA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kep
POLITIK
BANTUL Salah satu pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menjadi sorotan
PERISTIWA
JAKARTA Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama bagi umat Islam. Kehidupan Rasulullah SAW menjadi contoh dalam menjalankan perintah Al
AGAMA
JAKARTA Tabel KUR BCA 2026 dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta menjadi informasi yang banyak dicari pelaku usaha kecil dan menengah
EKONOMI
MEDAN Aksi begal di kawasan Simpang Jalan PWI, Tanah Garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, berujung pada penangkapan salah s
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Ketua DPRD Kota Binjai, HJ. K Gusuartini Br Surbakti, menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemenangan Pemilu Anggota Fra
POLITIK
TANJUNG JABUNG TIMUR Ratusan masyarakat memadati lokasi penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke3 tingkat Desa Majelis Hidayah, Kec
NASIONAL