Tak Cukup Tiga Tersangka, Pengamat Minta Kejagung Telusuri Jaringan Kasus MBG hingga Akar
JAKARTA Penetapan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergiz
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNG BALAI – Viral video seorang ibu menjerit histeris melihat anaknya yang sudah meninggal di rumah sakit umum kota tanjung balai,sumatera utara. Dugaan awal sang bayi tidak ditangani sejak pagi hanya karena menggunakan layanan BPJS.
Kejadian tragis di Rumah Sakit Umum Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, menjadi viral setelah seorang ibu merekam momen histerisnya ketika melihat anaknya yang sudah meninggal. Pada Sabtu, 17 Februari 2024, dalam video yang beredar luas di media sosial, terdengar suara ibu yang memohon kepada perawat rumah sakit untuk segera membuka infus yang masih terpasang di tangan sang bayi yang berusia 3-5 bulan.
Dalam rekaman video tersebut, tampaknya sang bayi tidak ditangani oleh pihak rumah sakit sejak pagi hingga akhirnya meninggal dunia, dengan dugaan bahwa hal ini terjadi karena menggunakan layanan BPJS.
Dalam video tersebut, tidak satupun perawat terlihat berada di lokasi untuk menangani kondisi si bayi. Beberapa menit kemudian dari awal rekaman, terlihat seorang perawat wanita datang tanpa memberikan penjelasan apapun, dan langsung membuka infus yang masih terpasang di tangan sang bayi.
Ketika keluarga ingin membawa pulang jenazah bayi untuk disemayamkan, mereka dihadapi dengan kendala tidak adanya fasilitas ambulans di rumah sakit tersebut. Akibatnya, jenazah bayi terpaksa dibawa menggunakan becak motor, tanpa menggunakan fasilitas yang seharusnya tersedia.
Kejadian semakin mengiris hati ketika terlihat bahwa jenazah bayi hanya digendong menggunakan kain panjang, tanpa perawatan atau penghormatan yang layak. Semua perawat terlihat meninggalkan keluarga dan mayat bayi, sementara pintu ruangan ditutup rapat.
Dari jeritan seorang ibu yang terekam dalam video tersebut, diketahui bahwa tidak hanya anaknya yang menjadi korban, namun ada empat bayi lain yang juga meninggal pada hari itu, diduga akibat kurangnya pelayanan dari rumah sakit umum Tanjung Balai.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak rumah sakit maupun dari perawat yang sedang bertugas terkait insiden ini. Kejadian ini menimbulkan kecaman dan kekhawatiran dari masyarakat terhadap standar pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut, serta menyoroti masalah penanganan pasien yang menggunakan layanan BPJS.
(A/08)
JAKARTA Penetapan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergiz
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Aksi kekerasan terhadap pasangan suami istri di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Jauh sebelum agama Islam dan Kristen berkembang di Tanah Simalungun, masyarakat setempat telah mengenal sistem kepercayaan as
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah menjalani pemeriksaan i
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melemah pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Penurunan ini te
EKONOMI
MEDAN Polemik terkait akomodasi peserta ASEAN Boys Championship U19 di Medan, Sumatera Utara, kembali mencuat setelah adanya perbedaan
OLAHRAGA
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026), dan semakin men
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (4/6/2026), melanjutkan tekanan yang terjadi pada sesi
EKONOMI
JAKARTA Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional terpantau mulai melandai pada awal Juni 2026. Namun, tren penurunan tersebut belum mera
EKONOMI