Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – Tim gabungan memastikan ledakan yang menghancurkan sebuah rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, disebabkan oleh detonasi gas metana.
Kesimpulan tersebut diperoleh setelah Polrestabes Medan bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor), Brimob, dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan, Rabu (22/7/2026).
Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak mengatakan proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk mencari penyebab pasti ledakan yang menewaskan sejumlah orang tersebut.
Baca Juga:
Menurut dia, tim gabungan melakukan pemeriksaan sejak pagi hingga malam hari dengan menyisir seluruh bagian bangunan.
"Investigasi bersama ini dilakukan dengan olah TKP. Kami lakukan dari jam 10.00 WIB sampai 19.00 WIB," kata Calvijn saat ditemui di lokasi.
Calvijn menjelaskan, proses olah TKP dilakukan secara bertahap, mulai dari area luar rumah hingga seluruh bagian dalam bangunan.
Tim memeriksa lantai satu, lantai dua, lantai tiga, hingga bagian rooftop untuk menemukan titik yang berkaitan dengan sumber ledakan.
Dalam proses tersebut, sejumlah barang bukti juga telah diamankan untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut.
Namun, Calvijn menegaskan hasil investigasi yang dilakukan masih bersifat sementara dan belum menjadi kesimpulan akhir karena olah TKP masih akan dilanjutkan.
"Nanti akan dijelaskan tim Labfor dan PGN. Nah, hasil investigasi awal ini belum final karena kami akan melanjutkan olah TKP besok," ujarnya.
Kasubbid Fiskom Bid Labfor Polda Sumatera Utara AKBP Roy Tenno Siburian mengatakan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya konsentrasi gas di dalam rumah yang kemudian memicu ledakan.
Menurut dia, ledakan terjadi akibat proses detonasi gas metana yang terkumpul dalam ruangan.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.