Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, Rupiah Melemah dan Harga Avtur Jadi Pemicu
JAKARTA Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 diperkirakan mengalami ken
NASIONAL
MEDAN -Kasus pembunuhan tragis yang menimpa Matius Ginting (44) di Dusun II, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, akhirnya terungkap. Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, membeberkan motif di balik tindakan keji yang dilakukan oleh Bakti Kaban (ayah) dan Alfredo Kaban (anak). Menurut Bambang, kedua tersangka merasa sakit hati akibat sering menjadi sasaran olokan dan ancaman korban.
Konflik antara korban dan pelaku telah berlangsung selama bertahun-tahun. Matius Ginting kerap menuduh Alfredo berpacaran di gereja dekat lokasi kejadian. Bahkan, korban menuding bahwa anak yang dilahirkan oleh istri Alfredo adalah hasil hubungan di luar nikah. Tuduhan ini memicu rasa malu dan amarah yang mendalam pada Alfredo dan ayahnya.
“Sebelum menikah, tersangka Alfredo dituduh bahwa istrinya telah hamil lebih dahulu. Hal ini menambah rasa sakit hati yang dipendam,” ungkap Kompol Bambang pada Selasa (7/1/2025).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat, 3 Januari 2025, sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, korban mendatangi sebuah warung tempat Bakti Kaban sedang duduk menikmati teh manis panas. Matius masuk ke warung, kemudian keluar sambil mengangkat bajunya hingga setengah perut, seolah-olah menantang Bakti.
Tak lama setelahnya, Alfredo tiba sambil menggendong anaknya untuk menitipkan ke kakeknya. Bakti menyuruh Alfredo segera pulang. Namun saat Alfredo bertemu korban di luar warung, Matius kembali memprovokasi dengan membuka jok sepeda motornya, membuat Alfredo merasa terancam.
“Korban mengatakan ‘kuhantam kalian semua’ sambil membuka jok motor, seolah-olah mengambil senjata,” terang Kompol Bambang.
Setelah ancaman tersebut, Alfredo pulang untuk menenangkan diri, tetapi korban terus membuntutinya. Dalam kondisi emosi, Alfredo mengambil pisau dari rumahnya dan kembali menemui korban. Bakti Kaban yang sudah berada di dekat gereja langsung menyerang dengan menusukkan pisau ke rusuk kiri dan kanan korban.
Matius Ginting sempat melawan, tetapi Alfredo menikam punggung dan paha korban dari belakang. Alfredo juga menendang hingga korban terjatuh di saluran drainase. Bakti Kaban kemudian menusukkan pisau ke leher dan tengkuk korban, mengakhiri perlawanan dengan luka fatal.
Aksi brutal tersebut berusaha dilerai oleh Pernando Kaban, anak Bakti lainnya, tetapi ia diperintahkan pulang untuk membawa keluarganya menjauh.
Setelah melarikan diri menggunakan sepeda motor, kedua tersangka akhirnya diringkus polisi di sebuah hotel di Jalan Letjen Jamin Ginting beberapa jam setelah kejadian. Atas perbuatan mereka, Bakti Kaban dan Alfredo Kaban terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun sesuai dengan pasal yang berlaku
(N/014)
JAKARTA Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 diperkirakan mengalami ken
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya merespons pengajuan praperadilan kedua yang diajukan Roy Suryo terkait penetapan dirinya sebagai tersangka. Kepo
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan terduga penyuap Bupati Langkat, Yaqub Abdhal Al Mu&039arif (YQB), tidak ik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkembangan penyidikan dugaan gratifikasi yang berkaitan dengan pemberian amplop o
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Agok dilaporkan hanyut saat mandi bersama sejumlah temannya di Sun
PERISTIWA
SOLO Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jawa Tengah menemui Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Ten
EKONOMI
JAKARTA Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan Prog
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menilai proses penanganan dugaan korupsi tata kelola Program Mak
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI UTARA Petugas Bandara Silangit bersama Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Utara menggagalkan upaya pengiriman narkotika jen
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sikap Plt. Direktur RSUD H. OK Arya Zulkarnain Kabupaten Batu Bara, dr. Yufly Yanza, menjadi sorotan setelah dinilai belum membe
HUKUM DAN KRIMINAL