"Kita lakukan pemeriksaan, dan berdasarkan hasil penyelidikan, barang ini dipesan oleh seseorang berinisial M," kata Kombes Yemi.
Polda Sumut kini tengah melakukan pengembangan lebih lanjut guna menangkap M dan mengungkap jaringan narkoba internasional ini. AS sendiri mengaku belum menerima upah karena narkoba yang dibawanya gagal dikirim ke pemesan.
"Rencananya narkoba ini akan dikirim ke Kecamatan Percut Sei Tuan. Saat ini, kita masih melakukan pengembangan untuk mengidentifikasi dan menangkap M," tambahnya.
Polisi terus berupaya menindak tegas jaringan narkoba lintas negara yang kerap memanfaatkan jalur laut untuk menyelundupkan barang haram ke Indonesia.