Kritik terhadap Pemerintah Penting, Gerindra: Yang Bermasalah Adalah Niat untuk Menghancurkan
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
YALIMO -Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz berhasil menangkap Aske Mabel, mantan anggota Polres Yalimo yang kabur dan bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Aske ditangkap di Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, pada Rabu (19/2) pukul 06.30 WIT.
Usai ditangkap, Aske langsung diterbangkan ke Jayapura dan dilarikan ke RS Bhayangkara karena mengalami luka tembak di bagian kaki. Polisi menyebutkan bahwa tindakan tegas tersebut dilakukan lantaran Aske bersenjata saat hendak diamankan.
Ditangkap Berdasarkan Laporan Warga
Kapolda Papua, Irjen Patrige Renwarin, mengungkapkan bahwa penangkapan Aske Mabel dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat Yalimo. "Tadi subuh, masyarakat menginformasikan bahwa Aske Mabel ada di salah satu daerah di Yalimo. Sehingga direspons cepat dengan melakukan penangkapan," ujar Patrige kepada wartawan pada Rabu (19/2).
Dalam operasi tersebut, Satgas Damai Cartenz menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dua senjata api jenis AK Cina dan 71 butir amunisi yang ditemukan bersama Aske. Selain itu, polisi juga menghadirkan Nikson Matuan alias Okoni Siep, anggota kelompok Aske yang lebih dahulu ditangkap pada Minggu (2/2). Dari tangan Nikson, aparat berhasil mengamankan dua senjata api dan 46 butir amunisi.
Dipecat dari Polri dan Jadi Panglima KKB
Aske Mabel sebelumnya merupakan anggota Polres Yalimo. Namun, ia diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dari kepolisian sejak 27 Desember 2024 setelah melarikan diri dengan membawa empat senjata api jenis AK Cina pada 9 Juni 2024.
Tak lama setelah kabur, video deklarasi Aske sebagai Panglima Kodap Balim Timur Yali-Yalimo beredar luas di media sosial. Selama bergabung dengan KKB, kelompoknya diduga terlibat dalam berbagai aksi kriminal di wilayah Yalimo, termasuk pembunuhan dua tukang senso di Distrik Elelim pada 8 Januari 2025 serta penembakan anggota Satgas Damai Cartenz, Briptu Iqbal Anwar Arif, di sekitar PT AMO, Yalimo, pada 17 Januari 2025.
Secara keseluruhan, aksi kriminal kelompok Aske Mabel telah menyebabkan enam korban jiwa. Kini, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap keterlibatan pihak lain dalam jaringan KKB yang dipimpin Aske Mabel.
(kp/a)
JAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Azis Subekti, menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam ke
NASIONAL
ACEH Upaya rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus menunj
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi jajaran Program Keluarg
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna untuk mendengarkan pendapat akhir fraksifraksi
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat mengungkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., meminta aparat penegak huku
HUKUM DAN KRIMINAL
PEMATANGSIANTAR Tiga tersangka yang sempat masuk daftar pencarian dalam kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria di kawasan Taman
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) asal Sumatera Utara, Jeka Saragih, yang turun langsung memperbaiki jalan provinsi di dekat
NASIONAL
BANDA ACEH Bhayangkara Fest 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 terus menghadirkan berbagai kegiatan mena
NASIONAL
PURWOKERTO Jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) bersama mahasiswa menyatakan penolakan terhadap program Makan Bergiz
PERISTIWA