Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
JAKARTA – Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) yang diungkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait praktik culas pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax, membuat banyak warga kecewa. Dalam praktik ini, bos Pertamina Patra Niaga diduga melakukan pengoplosan Pertalite untuk dijual sebagai Pertamax, yang akhirnya menambah kekhawatiran masyarakat.
Kehebohan ini berdampak langsung pada perubahan perilaku konsumen bahan bakar minyak (BBM). Sejumlah pengendara yang biasa mengisi bahan bakar dengan Pertamax kini beralih ke SPBU Shell, yang mereka anggap lebih terpercaya. Salah satunya, Julian (31), seorang pengendara sepeda motor yang mengatakan dirinya merasa lebih yakin dengan kualitas BBM Shell meskipun harganya sedikit lebih mahal.
"Saya awalnya isi Pertamax, tapi sejak harganya naik, terus sudah ada feeling juga sih, kayak nggak yakin gitu. Terus juga banyak yang kendala karena isi Pertamax itu motor jadi sering trouble atau tangki jadi kotor. Makannya saya beralih ke Shell," kata Julian.
Ia menambahkan, meskipun harga BBM Shell lebih mahal, yang terpenting adalah kualitasnya yang lebih terjamin. Pengendara lain, seperti Fendi (42), juga mengaku beralih ke Pertalite setelah mendengar kabar tentang oplosan Pertalite menjadi Pertamax. Fendi merasa kecewa karena sudah menggunakan Pertamax, namun khawatir akan dampaknya terhadap mesin kendaraannya.
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL