Kasus Pengangkatan Rahim di RS Muhammadiyah Medan, Dinkes Sumut Ungkap Dugaan Ini
MEDAN Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melakukan investigasi terhadap kasus dugaan pengangkatan rahim pasien bernama Mimi Maisyar
KESEHATAN
JAKARTA – Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) yang diungkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait praktik culas pengoplosan Pertalite menjadi Pertamax, membuat banyak warga kecewa. Dalam praktik ini, bos Pertamina Patra Niaga diduga melakukan pengoplosan Pertalite untuk dijual sebagai Pertamax, yang akhirnya menambah kekhawatiran masyarakat.
Kehebohan ini berdampak langsung pada perubahan perilaku konsumen bahan bakar minyak (BBM). Sejumlah pengendara yang biasa mengisi bahan bakar dengan Pertamax kini beralih ke SPBU Shell, yang mereka anggap lebih terpercaya. Salah satunya, Julian (31), seorang pengendara sepeda motor yang mengatakan dirinya merasa lebih yakin dengan kualitas BBM Shell meskipun harganya sedikit lebih mahal.
"Saya awalnya isi Pertamax, tapi sejak harganya naik, terus sudah ada feeling juga sih, kayak nggak yakin gitu. Terus juga banyak yang kendala karena isi Pertamax itu motor jadi sering trouble atau tangki jadi kotor. Makannya saya beralih ke Shell," kata Julian.
Ia menambahkan, meskipun harga BBM Shell lebih mahal, yang terpenting adalah kualitasnya yang lebih terjamin. Pengendara lain, seperti Fendi (42), juga mengaku beralih ke Pertalite setelah mendengar kabar tentang oplosan Pertalite menjadi Pertamax. Fendi merasa kecewa karena sudah menggunakan Pertamax, namun khawatir akan dampaknya terhadap mesin kendaraannya.
Namun, tidak semua pengendara ikut khawatir. Beberapa pengendara lain seperti Apis (39) tetap memilih Pertamax karena merasa tidak ada perubahan yang signifikan pada performa mesin kendaraannya. "Saya sih selama ini biasa saja sih pakai Pertamax, nggak ada perubahan sih. Mesin juga aman," ujarnya.
Selain itu, beberapa mahasiswa seperti David dan Yohanes (23) yang ditemui di SPBU Pertamina Penjernihan, Jakarta Pusat, mengaku belum mendalami sepenuhnya isu dugaan oplosan tersebut. Mereka memilih mengisi bahan bakar sesuai dengan kondisi keuangan mereka pada saat itu.
Kejagung Berjanji Klarifikasi
Terkait kabar ini, Kejagung menjamin bahwa Pertamax yang beredar saat ini bukan hasil oplosan. Kejagung memastikan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.
(tb/p)
MEDAN Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melakukan investigasi terhadap kasus dugaan pengangkatan rahim pasien bernama Mimi Maisyar
KESEHATAN
MEDAN Aroma kemenyan yang perlahan mengepul di udara kerap dianggap sekadar wewangian khas dalam ritual tradisional. Namun, bagi sebagia
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Indonesia dan China didorong memperkuat kerja sama kepolisian dalam menghadapi meningkatnya kejahatan siber lintas negara.Dorong
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kota Medan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional setelah dinobatkan sebagai Excellent City in Digital Public Service
PEMERINTAHAN
JAKARTA Surah Al Mulk dikenal luas di kalangan umat Islam sebagai salah satu surah dalam AlQur&039an yang memiliki keutamaan khusus.
AGAMA
PADANG Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Padang menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada Kamser Maroloan Sitan
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Adib MiftahulBENJAMIN Franklin pernah mewariskan sebuah adagium klasik Well done is better than well said. Kerja nyata jauh lebih b
OPINI
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali dibuka pada 2026 dengan menawarkan
EKONOMI
DAIRI PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat penyerapan pupuk bersubsidi di wilayah Regional I atau Pulau Sumatera mencapai 683 ribu ton
PERTANIAN AGRIBISNIS
ASAHAN Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai menggelar silaturahmi bersama di Aula
PEMERINTAHAN