Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dan Minta Warga Waspada
BANDA ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak sembilan gempa susulan terjadi setelah gempa berkekuat
PERISTIWA
PALEMBANG -Seorang pelaku begal di Palembang, Edwin (32), tewas ditembak polisi saat upaya penangkapan di kawasan 15 Ulu Palembang, Senin (3/3/2025).
Edwin merupakan bagian dari komplotan begal yang beraksi menggunakan mobil.
Menurut keterangan dr. Indra, hasil visum menunjukkan bahwa peluru yang menewaskan Edwin masuk melalui telinga kiri dan menembus ke kanan.
"Peluru masuk dari telinga sebelah kiri tembus ke sebelah kanan, hanya satu lubang," ujar dr. Indra, Selasa (4/3/2025).
Satu pelaku lainnya saat ini masih dirawat di rumah sakit akibat luka tembak, sementara dua pelaku lainnya telah diamankan di Polrestabes Palembang.
Penangkapan Dramatis
Sebelumnya, keempat pelaku sempat berusaha melarikan diri dan bahkan mencoba menabrakkan mobil ke arah petugas.
Setelah terjadi aksi kejar-kejaran, tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Jatanras Polda Sumsel berhasil menyergap para pelaku.
Polisi terpaksa melepaskan tembakan karena para pelaku melawan saat hendak ditangkap.
Mobil Daihatsu Sigra putih dengan nomor polisi BG 1271 AAB yang digunakan komplotan begal diamankan polisi dalam kondisi rusak parah.
Kaca belakang dan samping pecah, serta bagian depan dan belakang penyok.
Tetesan darah juga masih terlihat di dalam mobil.
Permintaan Maaf dari Keluarga
Setelah proses visum di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, keluarga Edwin membawa jenazah untuk dimakamkan di Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir.
Perwakilan keluarga, melalui kuasa hukum Anto, menyampaikan permintaan maaf kepada korban, polisi, dan warga Palembang.
"Dengan kerendahan hati, kami menyampaikan maaf kepada korban atas perbuatan pelaku ini. Keluarga sama sekali tidak mengetahui tentang apa yang dilakukan pelaku," ujar Anto.
Anto juga mengungkapkan bahwa Edwin baru keluar dari penjara pada September 2024 karena kasus serupa.
Setelah bebas, ia bekerja sebagai sopir taksi online dan travel.
Modus Operandi Begal Bermobil
Aksi begal bermobil ini telah meresahkan warga Palembang dalam beberapa waktu terakhir.
Para pelaku memepet motor korban menggunakan mobil dan kemudian merampas kendaraan dengan ancaman senjata tajam.
Salah satu korban, Ahmad Syahrial (31), seorang driver ShopeeFood, kehilangan motor Honda Beat dan satu dus mi saat menjadi sasaran begal di kawasan Talang Kepuh pada Sabtu (1/3/2025) siang.
"Dia langsung mepet ke arah depan, turun tiga orang. Dua pakai celurit dan pisau dapur, satu orang lagi sebagai sopir mobilnya," ungkap Ahmad.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus ini dan akan segera merilis perkembangan terbaru.
Tiga Pelaku Sudah Ditangkap
Tiga pelaku begal yang ditangkap adalah Angga, Caisar, dan Febriansyah.
Sementara Edwin tewas dalam upaya melarikan diri setelah mencoba menabrak polisi.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini.
(tb/a)
BANDA ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak sembilan gempa susulan terjadi setelah gempa berkekuat
PERISTIWA
MEDAN Elais by ARTOTEL Medan menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bagian dari program Corporate Socia
KESEHATAN
ACEH TIMUR Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, melakukan kunjungan silaturahmi ke Dayah Bustanul Huda atau Dayah Abu Paya Pasi di Desa Alue
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Pemerintah Aceh terus mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi. Hingga pertengahan Juli
EKONOMI
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Soleman B. Ponto, menilai pengisian kekosongan anggota Ombudsman Republik
NASIONAL
JAKARTA Kepastian mengenai sosok yang akan menggantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) hingga kini masi
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah berhatihati dalam menyusun materi edukasi pencegahan penyeba
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta siapa pun yang nantinya ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) m
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta para perwira remaja TNI dan Polri untuk menguasai ilmu pengetahuan, kecerdasan buatan (Artific
NASIONAL