Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Edith juga menegaskan bahwa Pertamina selalu melakukan quality assurance dan kontrol ketat terhadap setiap mobil tangki yang keluar dari terminal mereka. Oleh karena itu, pihaknya memastikan bahwa kejadian ini bukan merupakan kelalaian dari Pertamina.
Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 17 Miliar Pihak kepolisian mengatakan bahwa praktik pengoplosan BBM ini merugikan negara dan masyarakat, dengan perkiraan kerugian mencapai sekitar Rp 17 miliar.
Sejumlah pihak berwenang kini tengah mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus ini.
Kasus ini mengungkap betapa pentingnya pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi, terutama di tengah kebutuhan masyarakat akan bahan bakar yang murah.
Kepolisian dan Pertamina mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membeli BBM dan segera melaporkan jika menemukan dugaan penyalahgunaan niaga BBM.
(km/n14)
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.