Pemprov Sumut Targetkan PPID Raih Predikat Informatif 2026, Keterbukaan Publik Terus Diperkuat
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam memperkuat keterbukaan informasi publik. Pemprov S
PEMERINTAHAN
MEDAN -Haposan Situngkir, kakak kandung dari Rusman Maralen Situngkir, menaruh kecurigaan atas kematian adiknya yang sebelumnya disebutkan sebagai kecelakaan oleh sang istri, Tiromsi Sitanggang.
Pada sidang kasus pembunuhan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (12/3/2025), Haposan mengungkapkan bahwa dirinya langsung melaporkan kematian adiknya ke polisi setelah mendapati kondisi jenazah yang janggal.
Saat keluarga membawa jenazah Rusman ke kampung halaman di Dairi, Haposan merasa ada yang tidak beres dengan kondisi tubuh almarhum. "Ada luka di hidung, leher, dan kepala.
Karena itu, setelah dari kampung, saya langsung melapor ke polisi," ujar Haposan di hadapan majelis hakim.
Dalam persidangan tersebut, Haposan juga menceritakan tentang kekerasan yang pernah dialami oleh adiknya.
Menurut Haposan, Rusman pernah mengadu bahwa dirinya dipukuli oleh sang istri.
"Adik saya pernah bilang dipukuli, bibirnya pecah, giginya goyang," ujar Haposan sambil menunjukkan bekas cakaran di tubuh korban yang dia foto menggunakan ponselnya.
Haposan menduga bahwa motif dari pembunuhan tersebut adalah keinginan Tiromsi untuk menguasai harta milik suaminya.
"Mungkin motifnya terkait harta atau tahta. Adik saya memang pernah terkena stroke, tapi sudah sembuh dan bisa antar istri," kata Haposan.
Dia juga menambahkan bahwa Tiromsi, yang berprofesi sebagai dosen dan notaris, pernah meminta adiknya untuk menutup bengkelnya karena merasa malu dengan pekerjaan suaminya yang hanya seorang montir.
Rusman Maralen Situngkir ditemukan tewas di rumah mereka di Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, pada 22 Maret 2024.
Setelah kejadian, Tiromsi menyusun skenario seolah suaminya meninggal karena kecelakaan.
Namun, setelah enam bulan menutupi aksinya, Tiromsi akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisian pada 14 September 2024 dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.
Kasus ini kini sedang berjalan di pengadilan, dan pihak keluarga berharap agar proses hukum berjalan dengan adil.
Polisi dan kejaksaan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga akhirnya mencapai keadilan untuk korban.
(tb/n14)
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam memperkuat keterbukaan informasi publik. Pemprov S
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe bersama j
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka peluang untuk memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang dalam kasus dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim membantah dakwaan jaksa penuntut um
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak permohonan status justice collaborator (JC) yang diajukan tersangka Sony Sonjaya (SS), mantan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah memperluas uji coba sistem digitalisasi bantuan sosial melalui Portal Perlinsos (Perlindungan Sosial). Kota Medan menja
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menangkap seorang bandar narkoba asal Kabupaten Labuhanbatu yang jug
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan berencana membangun atau merehabilitasi gedung Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Untuk proyek
PEMERINTAHAN
MEDAN Danau Toba resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Geotourism Festival and International Conference (Geofest) ke7. Agenda berskala in
PARIWISATA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa status Green Card UNESCO yang kembali dipertahankan
PARIWISATA