37 Siswa dan Guru di Timor Tengah Selatan Diduga Keracunan MBG
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
bitvonline.com-Sebagai lanjutan dari kasus ketidaksesuaian takaran pada produk minyak goreng MinyaKita, kini beredar video yang memperlihatkan warga menemukan kemasan beras 5 Kg yang ternyata hanya berisi 4 Kg.
Video tersebut viral di media sosial, dan Satgas Pangan Polri mengaku tengah mendalami informasi tersebut.
Wakasatgas Pangan Polri, Kombes Samsul Arifin, mengatakan bahwa Polri telah memperoleh informasi mengenai kasus ini dan sedang menyelidikinya lebih lanjut. "Informasinya sudah kita peroleh dan kita sedang mendalami itu," ujar Samsul kepada wartawan di Jakarta Selatan pada Kamis (20/3/2025).
Samsul menambahkan bahwa pengawasan terhadap bahan pokok menjadi perhatian utama pihaknya, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, saat kebutuhan pangan meningkat.
"Kebutuhan pokok menjadi salah satu hal yang paling penting menjelang hari raya Idul Fitri," katanya, mengingat banyaknya perayaan yang terjadi di akhir tahun, termasuk Natal dan Tahun Baru, yang turut mempengaruhi konsumsi bahan pangan.
Kombes Samsul juga menyebutkan bahwa dugaan penyimpangan terkait bahan pokok terus beredar, dan Polri berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan kecurangan, termasuk takaran beras dalam kemasan 5 Kg yang dilaporkan tidak sesuai label.
Sebelumnya, sebuah video di YouTube Shorts menunjukkan seorang warga yang memperlihatkan perbedaan antara kemasan beras bertuliskan 5 Kg dengan hasil timbangan yang hanya menunjukkan 4 Kg. Video ini semakin menambah keprihatinan masyarakat terkait kualitas dan ketepatan takaran bahan pangan yang beredar di pasar.
Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Moga Simatupang, menyatakan bahwa pihaknya telah mengetahui adanya beras yang tak sesuai dengan takaran tersebut dan mengonfirmasi bahwa kasus ini sedang diproses oleh Bareskrim Polri.
"Kami sudah dengar soal ini. Itu sedang diproses oleh Bareskrim Polri," ujar Moga saat ditemui di SPBU 34.167.12, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Rabu (19/3/2025).
Polri dan Kementerian Perdagangan terus memantau situasi ini guna melindungi konsumen dan memastikan bahwa produk pangan yang beredar di pasaran memenuhi standar yang sesuai dengan label yang tertera.
(dc/n14)
NTT Sebanyak 37 siswa dan enam guru dari tiga sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara
PERISTIWA
ASAHAN Wakil Bupati Asahan, Rianto, menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kelestarian infrastruktur jalan. Ia mengimbau para pengusa
PEMERINTAHAN
BANTEN Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Wihaji mengunjungi wilayah adat Baduy di Kabupaten Lebak, Ba
NASIONAL
JAKATA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengklarifikasi polemik rencana penentuan status aktivis HAM oleh tim asesor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Rencana pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM) dalam 23 tahun ke depan dinilai belum realistis tanpa tr
EKONOMI
JAKARTA Mantan istri komedian Andre Taulany, Rien Wartia Trigina atau Erin, melaporkan balik asisten rumah tangganya berinisial HW ke Po
ENTERTAINMENT
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belawan menuntut hukuman mati terhadap terdakwa Aditya Ramdani dalam perkara peredaran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari meminta masyarakat tidak terjebak pada potongan pernyataan dalam p
NASIONAL
BATU BARA Masyarakat Kabupaten Batu Bara kini sedang menanggung beban ganda. Dua kebutuhan pokok vital, yakni gas Elpiji 3 kg dan minyak
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh meminta Pemerintah Aceh mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur pembatasa
PEMERINTAHAN