Jelang Sensus Ekonomi 2026, Sekda Tanjungbalai Tekankan Data Akurat Jadi Kunci Arah Pembangunan
TANJUNGBALAI Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Nurmalini Marpaung menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi s
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak aparat penegak hukum agar mengusut secara ilmiah kasus pembunuhan Juwita (23), jurnalis perempuan asal Kota Banjarbaru yang diduga dibunuh oleh oknum TNI Angkatan Laut.
"Komnas HAM meminta penyelidikan dan penyidikan berbasis ilmiah atau scientific crime investigation, seperti forensik digital, forensik kedokteran, dan lain-lain," tegas Koordinator Subkomisi Penegakan HAM Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, Senin (7/4).
Komnas HAM juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan, serta perlindungan bagi saksi dan keluarga korban.
Lembaga ini menyatakan sedang mendalami kasus tersebut dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung oleh Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Denpomal) Banjarmasin.
Jurnalis Ditemukan Tewas dengan Luka Lebam
Juwita ditemukan meninggal dunia di kawasan Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru, Sabtu (22/3) sekitar pukul 15.00 WITA.
Jasad korban ditemukan tergeletak di tepi jalan bersama sepeda motornya.
Awalnya, sempat muncul dugaan korban mengalami kecelakaan tunggal, namun warga yang pertama kali menemukan jasad Juwita tidak melihat tanda-tanda kecelakaan lalu lintas.
Fakta mencurigakan seperti luka lebam di leher serta hilangnya ponsel korban menjadi petunjuk awal adanya tindak kriminal.
Pihak keluarga juga menegaskan bahwa korban mengalami kekerasan seksual sebelum dibunuh.
Pelaku Diduga Oknum TNI AL
Komandan Denpom Lanal Balikpapan, Mayor Laut PM Ronald Ganap, membenarkan keterlibatan seorang prajurit TNI AL berpangkat Kelasi Satu berinisial J dalam kasus tersebut.
J diketahui baru satu bulan bertugas di Lanal Balikpapan, setelah sebelumnya ditempatkan di Lanal Banjarmasin.
"Statusnya sudah naik dari penyelidikan ke tahap penyidikan," ujar Ronald pada Sabtu (29/3).
Saat ini, J telah diserahkan kepada Denpomal Banjarmasin untuk proses hukum lebih lanjut.
Pemerkosaan dan Pembunuhan
Keluarga korban melalui kuasa hukumnya, Muhamad Pazri, mengungkapkan bahwa Kelasi Satu J diduga telah memperkosa korban dua kali, yakni pada Desember 2024 dan pada hari pembunuhan, 22 Maret 2025.
"Temuan cairan putih dan luka lebam di area kemaluan korban harus didalami melalui uji laboratorium forensik," ujar Pazri.
Keluarga mendesak agar proses uji laboratorium dilakukan di Jakarta atau Surabaya, mengingat keterbatasan fasilitas di Kalimantan Selatan.
Selain itu, keluarga juga telah menyerahkan foto dan video sebagai bukti kuat yang mengindikasikan kekerasan seksual sebelum pembunuhan terjadi.
Komnas HAM: Harus Ada Pemulihan untuk Keluarga
Komnas HAM menutup pernyataannya dengan menyerukan adanya pemulihan psikologis dan sosial bagi keluarga korban, serta menjamin bahwa proses hukum akan diawasi ketat oleh lembaga independen.
(km/a)
TANJUNGBALAI Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Nurmalini Marpaung menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dan terintegrasi s
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat sistem
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke58 tingkat kota
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, lembaga swadaya masyarakat, aktivis, da
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menggandeng sejumlah influencer dan konten kreator lokal untuk memperkuat penyebaran informasi p
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gelombang kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto kian menguat. Barisan Oposisi Indonesia (BOI) memaparkan delapa
NASIONAL
ASAHAN Tim Posyandu Kabupaten Asahan melaksanakan kunjungan kerja dan penilaian dalam rangka persiapan Lomba Posyandu Tingkat Provinsi S
PEMERINTAHAN
ASAHAN Penguatan budaya literasi di tingkat lokal terus didorong. Bunda Literasi Kabupaten Asahan menghadiri pelantikan Bunda Literasi Kec
PEMERINTAHAN
ASAHAN Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan melakukan kunjungan pembinaan di Desa Danau Sijab
PEMERINTAHAN
ASAHAN Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melakukan kegiatan pembinaan program AKU HATINYA PKK di De
PEMERINTAHAN