KPK Periksa 6 Saksi, Bupati Pati Sudewo Diduga Terlibat Pemerasan Caperdes
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali informasi mengenai penyerahan uang yang diduga digunakan untuk mempermudah pro
HUKUM DAN KRIMINAL
SURABAYA – Kasus kekerasan dalam dunia olahraga anak kembali mencuat ke publik.
Seorang pelatih futsal berinisial BAZ (33) dilaporkan membanting pemain lawan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, hingga korban mengalami retak pada tulang ekornya.
Kejadian ini terjadi dalam pertandingan semifinal turnamen futsal antar sekolah di SMP Labschool Unesa Surabaya, dan sempat terekam video hingga viral di media sosial.
Korban, BAI (11), adalah siswa kelas 5 SD dari tim MI Alhidayah.
Ia menjadi korban kekerasan setelah melakukan selebrasi kemenangan di depan tim lawan, SDN Simolawang.
Pelatih BAZ mengaku tindakannya bermaksud untuk menegur agar anak-anak tidak melakukan selebrasi secara berlebihan.
Namun, tindakan tersebut justru berujung kekerasan fisik yang menyebabkan korban terpental dan mengalami cedera serius.
"Tujuannya hanya untuk menarik anak itu menjauh, tapi terlalu keras sehingga terlihat seperti dibanting dalam video," ujar Iptu Eddie Octavianus Mamoto, Kanit Pelayanan dan Perlindungan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, Selasa (29/4/2025).
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil lengkap visum dari dokter ortopedi guna memastikan dampak cedera yang dialami korban.
Berdasarkan hasil rontgen sementara, ditemukan indikasi retak tulang.
"Kami sedang menunggu hasil lanjutan dari pemeriksaan ortopedi untuk memastikan kondisi korban secara medis," tambah Eddie.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya telah menanggapi keras insiden ini dan meminta agar pelatih tersebut dihukum berat bila terbukti bersalah.
"Tidak ada toleransi untuk kekerasan terhadap anak, apalagi dalam kegiatan edukatif seperti olahraga sekolah," tegas Eri.
Pihak kepolisian juga telah memeriksa tujuh orang saksi untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi dan motif dari kejadian tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut keselamatan anak dalam lingkungan pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler.*
(km/a008)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggali informasi mengenai penyerahan uang yang diduga digunakan untuk mempermudah pro
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan bahwa insentif senilai Rp 6 juta per hari yang diberikan kepada Satuan Pelayanan Pemenuha
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan pada awal April 2026 memberikan angin segar bagi Indonesia, di t
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan peringatan kepada 2.100 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tergabung
PEMERINTAHAN
TEHERAN Pada Kamis (2/4/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak j
INTERNASIONAL
JAKARTA Dokter Tifauzia Tyassuma, yang akrab disapa dr. Tifa, akhirnya angkat bicara mengenai bujukan yang diterimanya terkait dengan ka
POLITIK
JAKARTA Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara Harli Siregar mengungkapkan langkah lanjut terkait kasus Amsal Christy Sitepu, y
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Ratusan Pendidik Ikuti Kegiatan yang Fokus pada Transformasi Pembelajaran Masa Depan Kisaran, Kamis (02/04/2026) pukul 10.00 WIB
PENDIDIKAN
ASAHAN Rabu (01/04/2026), Kantor Pusat PT Bank Sumut Medan menjadi lokasi kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Provinsi Sumatera
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pada hari Rabu (01/04/2026), di SDN 015927 Padang Sipirok Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan, telah dilaksanakan kegiatan pen
PENDIDIKAN