BREAKING NEWS
Selasa, 27 Januari 2026

Pen3mbak4n Remaja oleh Kapolres Belawan, Ini 3 Sikap Resmi Kapolda Sumut

Adelia Syafitri - Selasa, 06 Mei 2025 08:43 WIB
Pen3mbak4n Remaja oleh Kapolres Belawan, Ini 3 Sikap Resmi Kapolda Sumut
Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan Februanto.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Seorang remaja berinisial M Suhada alias MS (15) tewas usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan setelah terkena tembakan yang dilepaskan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan.

Peristiwa penembakan terjadi saat iring-iringan mobil Kapolres diserang sekelompok pemuda yang diduga terlibat tawuran di ruas Tol Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa), Minggu (4/5/2025).

Selain MS, satu remaja lainnya berinisial R juga terkena tembakan dan kini masih dalam perawatan.

Kematian MS memicu perhatian publik dan mendorong Kapolda Sumatera Utara Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengambil langkah cepat.

"Kami turut berduka cita. Saya atas nama Kapolda Sumut beserta jajaran turut berduka kepada adik kita yang terkena peluru," ujar Whisnu di Mapolda Sumut, Senin (5/5/2025).

Tiga Langkah Penting dari Kapolda Sumut:

1. Bentuk Tim Khusus Gabungan

Untuk memastikan transparansi, Irjen Whisnu membentuk tim khusus (timsus) yang melibatkan Irwasda, Propam, Krimum, dan Labfor Polda Sumut.

Tim ini ditugaskan untuk menyelidiki peristiwa penembakan secara menyeluruh.

"Ini adalah langkah tegas pimpinan Polri untuk memastikan penegakan hukum yang jelas," tegasnya.

2. Libatkan Kompolnas

Dalam upaya menjaga objektivitas, Polda Sumut juga mengundang Kompolnas untuk mengawasi proses investigasi.

"Kami ingin masyarakat tahu bahwa Polri tetap berkomitmen menjaga keamanan dan transparansi," jelas Whisnu.

3. Laporkan ke Mabes Polri, Kapolres Akan Dinonaktifkan Sementara

Kapolda Sumut menyatakan akan segera melaporkan kejadian ini ke Mabes Polri dan mengusulkan penonaktifan sementara terhadap AKBP Oloan Siahaan guna memperlancar proses pemeriksaan.

"Kami minta restu untuk menonaktifkan sementara Kapolres Belawan agar proses pemeriksaan berjalan objektif," ujarnya.

Kematian remaja akibat peluru aparat menjadi sorotan tajam, mendorong desakan masyarakat untuk akuntabilitas dan evaluasi penggunaan kekuatan oleh aparat di lapangan.*

(d/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru