BREAKING NEWS
Minggu, 15 Maret 2026

Rumah Warga Pancur Batu Dis6r4ng Pria Bersenj4ta, Polisi Selidiki CCTV dan Periksa 4 Saksi

- Rabu, 21 Mei 2025 20:33 WIB
Rumah Warga Pancur Batu Dis6r4ng Pria Bersenj4ta, Polisi Selidiki CCTV dan Periksa 4 Saksi
Suasana rumah Muhamad Surya Pardi (48) di Jalan Persatuan, Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang pada Rabu (21/5/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG -Sebuah aksi penyerangan menggemparkan warga Jalan Persatuan, Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

Seorang pria tak dikenal diduga melemparkan botol berisi bensin dan menembakkan senjata api ke rumah seorang warga, Muhamad Surya Pardi (48), pada Jumat (16/5/2025) sekitar pukul 00.00 WIB.

Mobil dan bagian rumah korban terbakar, menciptakan kepanikan di tengah malam. Meski warga berhasil membantu memadamkan api, kejadian ini menyisakan trauma mendalam bagi keluarga korban.

Kepala Unit Reskrim Polsek Pancur Batu, Iptu Elia Karo-karo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa empat orang saksi dan tengah menelusuri rekaman CCTV dari jalur pelarian pelaku.

"Kami masih dalami laporan korban, dan saat ini sedang mengecek sejumlah CCTV. Belum ada rekaman langsung dari aksi kejadian, tapi kami terus telusuri," ujar Elia saat dihubungi, Rabu (21/5/2025).

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga mengendarai sepeda motor dan membawa senjata api, kemungkinan airsoft gun.

Muhamad Surya Pardi menuturkan, ia terbangun karena mendengar teriakan "maling" dari luar rumah. Saat melihat ke luar jendela, mobil miliknya sudah terbakar dan api mulai menjalar ke rumah.

"Saya langsung ambil air dan coba padamkan api. Warga juga bantu. Setelah itu ada yang cerita, pelaku lempar dua botol bensin dan sempat menembak saat dikejar," ujar Surya.

Meski sempat dikejar pemuda setempat, pelaku berhasil melarikan diri setelah diduga menembakkan senjata ke arah pengejar.

Surya kemudian membuat laporan ke Polsek Pancur Batu dengan nomor STLLP/B/210/V/2025 pada 17 Mei 2025. Ia berharap kasus ini segera diungkap, mengingat dampaknya terhadap keluarga sangat berat.

"Istri dan anak-anak saya trauma. Mereka sudah saya ungsikan ke rumah saudara," tutupnya.

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru