Sekda Binjai Hadiri Safari Ramadhan Bersama Ustadz Hilmi Firdausi di Masjid Al-Fatih
BINJAI Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, mewakili Wali Kota menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang menghadirkan p
AGAMA
MEDAN -Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan penipuan bermodus kelulusan seleksi Bintara Polri tahun 2024, dengan total kerugian mencapai Rp 1,4 miliar.
Kasus ini melibatkan pensiunan polisi bernama Parlautan Banjarnahor dan sejumlah pihak lainnya.
Menurut Irwasda Polda Sumut, Kombes Nanang Masbudi, pengungkapan ini merupakan bagian dari dua kelompok calo yang beroperasi dalam penerimaan calon siswa Bintara Polri. Kelompok pertama telah terungkap, sedangkan kelompok kedua masih dalam penyelidikan.
Parlautan Banjarnahor, pensiunan anggota Polri tahun 2021, diduga menjalankan modus membuka bimbingan belajar (bimbel) bernama Maju Bersama.
Ia menjanjikan kepada orang tua peserta bahwa anak mereka akan lulus seleksi Bintara melalui "jalur khusus", setelah membayar biaya ratusan juta rupiah dan mengikuti pelatihan selama lima hingga enam bulan.
Namun, setelah menjalani program tersebut dan membayar sejumlah uang, seluruh anak dari para korban dinyatakan tidak lulus. Dari 54 peserta Bimbel, hanya satu yang lulus—dan itu pun diduga karena kemampuannya sendiri, bukan karena koneksi atau pembayaran.
Lima korban telah melapor dengan total kerugian sebagai berikut:
Nurlina: Rp 430 juta
Purnomo: Rp 130 juta
Martua Ganda Sihite: Rp 170 juta
Ajun Parhusip: Rp 350 juta
Lusiana: Rp 350 juta
Selain kelompok Parlautan, Polda Sumut juga mendalami kelompok kedua yang diduga dikendalikan oleh mantan pegawai harian lepas (PHL) biro SDM Polda Sumut berinisial RO.
Kelompok ini diduga melibatkan satu anggota polisi aktif, dua ASN perempuan, dan seorang ibu rumah tangga yang bertugas sebagai perekrut 85 calon siswa.
Uang yang dikumpulkan dari para korban diduga disalurkan dari para perekrut kepada ASN perempuan yang dikenal dengan sebutan "ibu BR", lalu diserahkan kepada RO.
Polda Sumut telah menangkap tiga tersangka dalam kasus ini dan terus mendalami kemungkinan keterlibatan personel aktif, ASN, serta honorer lainnya.
"Masih ada 48 korban lainnya yang belum melapor. Kami akan lanjutkan penyelidikan bila ada bukti permulaan yang cukup," jelas Kombes Nanang.*
(tb/j006)
BINJAI Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, mewakili Wali Kota menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang menghadirkan p
AGAMA
BATUBARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mendorong peningkatan transparansi dan efektivit
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai mengikuti rapat koordinasi penyerahan bantuan Kementerian Sosial Republik Indonesia bagi korban bencana hi
NASIONAL
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Partai PAN, Irwan, memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan untuk berbagi kebaikan kepada masyar
NASIONAL
JAKARTA Dokter Richard Lee akhirnya ditahan Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) setelah mangkir dari beberapa panggilan pemeriksaan t
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., melakukan peletakan batu pe
PENDIDIKAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur&039an 1447 Hijriah di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran
AGAMA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau masyarakat dan pelaku pasar modal untuk tidak panik menanggapi penurunan Indeks
EKONOMI
DENPASAR Ribuan pecalang dari seluruh desa adat Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denp
NASIONAL
JAKARTA Dunia musik Indonesia kembali berduka. Donny Fattah, salah seorang pendiri dan bassist band rock legendaris God Bless, meninggal
NASIONAL