Ngebut di Era Digital Menkomdigi Ungkap 4G Nyaris Sikat 99% Penduduk, 5G Masih Merayap
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap perkembangan infrastruktur internet Indonesia. Hingga kuartal
SAINS DAN TEKNOLOGI
BATAM — Aksi kriminal pasangan suami istri berinisial R dan S di kawasan Tanjung Pantun, Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, berakhir di tangan aparat kepolisian.
Keduanya ditangkap setelah terlibat dalam aksi perampokan dengan modus Cash on Delivery (COD) dan mengaku sebagai anggota polisi.
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, dalam keterangannya pada Rabu (11/6), mengungkapkan bahwa total pelaku dalam kasus ini berjumlah enam orang.
Tiga pelaku berhasil diamankan, yakni R, S, dan K, sementara tiga lainnya masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Untuk R dan S ini merupakan pasangan suami istri. Mereka mengaku polisi dan melakukan perampokan terhadap korban yang hendak menjual handphone melalui media sosial," jelas Zaenal.
Kejadian bermula ketika korban menawarkan handphone miliknya secara online.
Salah satu pelaku kemudian mengatur pertemuan di kawasan Kepri Mall, Sukajadi, Batam Kota, pada Rabu (4/6).
Saat bertemu, para pelaku langsung mengaku sebagai polisi dan meminta korban menyerahkan handphone.
Namun, karena korban menolak, pelaku bertindak brutal dengan memukul dan mengancam korban menggunakan sebilah pisau.
Tiga unit handphone pun dirampas secara paksa.
"Korban dipukul dan diancam. Setelah itu, mereka merampas handphone korban. Motif pelaku adalah untuk kebutuhan sehari-hari, foya-foya, dan mabuk-mabukan. Mereka juga diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap," lanjut Zaenal.
Dalam pemeriksaan, pelaku R mengaku hanya ikut karena diajak oleh rekannya yang saat ini masih buron.
R berdalih tidak tahu menahu soal perampokan dan hanya diberi tahu sesaat sebelum kejadian.
"Awalnya kami diajak jalan-jalan, baru sampai lokasi diberi tahu mau mencuri. Tapi saya juga ikut memukul," aku R kepada penyidik.
Kini, ketiga pelaku dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.
Polisi masih terus memburu tiga pelaku lain yang kabur usai kejadian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan transaksi jual beli online, terutama dengan sistem COD.
Disarankan untuk memilih lokasi yang aman dan ramai, serta melibatkan petugas keamanan jika diperlukan.*
(d/a008)
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap perkembangan infrastruktur internet Indonesia. Hingga kuartal
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belgia untuk Indonesia, David Jordens, di Balai Ko
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menawarkan sejumlah potensi investasi dan kerja sama kepada Duta Besar Belgia untuk Indo
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menindaklanjuti secara serius rekomendasi
PEMERINTAHAN
PALEMBANG Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni tidak terliha
NASIONAL
JAKARTA Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dapat terbawa hingga ke negara tetangga karena pengaruh pergerakan angin.
NASIONAL
JAKARTA Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum yang diperingati umat Islam di berbagai daerah dan negara. Peringatan ini umumnya dikait
AGAMA
JAKARTA Komisi XI DPR RI menetapkan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa K
EKONOMI
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menilai perkara Tindak Pidana Pencucian
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati memastikan pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset masih berjalan di Komisi III D
NASIONAL