Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Lagi, Ini Respons Kejagung
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG — Sidang lanjutan kasus penembakan berdarah yang menewaskan tiga anggota polisi di Way Kanan, Lampung, kembali menjadi sorotan publik.
Di ruang sidang Pengadilan Militer I-04 Palembang, kesaksian Peltu Yun Heri Lubis pada Senin (16/6) mengungkap keterlibatan oknum aparat dalam praktik perjudian ilegal yang berbuntut tragedi kemanusiaan.
Peltu Lubis, salah satu terdakwa dalam perkara ini, dengan gamblang menyebut Kopda Basarsyah sebagai penggagas dibukanya gelanggang judi sabung ayam dan koprok.
"Yang punya ide duluan Kopda Basarsyah, komandan. Dia bilang 'bang, kita buka gelanggang'. Saya setuju, lalu kami buka sabung ayam dan koprok," ungkapnya di hadapan majelis hakim yang dipimpin Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto.
Dalam persidangan, Lubis menyebutkan bahwa mereka sempat beberapa kali berpindah lokasi akibat penolakan warga.
Namun mereka kembali membuka gelanggang di Umbul Naga, Desa Karang Manik, karena pemilik lahan mengizinkan.
Lebih jauh, ia mengaku setiap kali akan menggelar aktivitas perjudian, dirinya selalu berkoordinasi dengan Kapolsek Negara Batin AKP (Anumerta) Lusiyanto, melalui sambungan telepon.
Ia bahkan menyebut ada "jatah penghargaan" yang rutin diberikan.
"Jatah Kapolsek biasanya Rp 1 juta setiap Senin dan Kamis. Terakhir, sebelum penggerebekan, saya janji mau kasih Rp 2 juta karena mau Lebaran," ungkapnya.
Namun, pada hari penggerebekan yang terjadi 17 Maret 2025, ia gagal menyerahkan uang karena Kapolsek tidak berada di tempat dan tak menjawab telepon.
Uang tersebut, kata dia, masih dipegang oleh Kopda Basarsyah.
Kesaksian Lubis juga mengungkap bahwa aktivitas ilegal itu diduga dilindungi oleh sejumlah oknum.
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL
DAIRI Kepolisian Resor Dairi menetapkan seorang pemilik kafe berinisial CT (51) sebagai tersangka setelah diduga menganiaya seorang pria
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyerahkan bantuan kepada Kelompok Pelaksana (Poklak
PEMERINTAHAN
ACEH Pemerintah terus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak bencana di Aceh. Melalui Satuan Tugas Percepatan R
EKONOMI
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih mendalami kasus kematian seorang perempuan berinisial WLG yang sebelumnya dik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memproses pemberhentian 66 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau kepala dapur Progr
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyelidikan terhadap dugaan penyebaran konten provokatif dan berita bohong (hoaks) di medi
HUKUM DAN KRIMINAL