
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA – Koalisi Masyarakat Sipil yang tergabung dalam Tim Advokasi untuk Reformasi Sektor Keamanan menyoroti ketidakhadiran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam sidang-sidang pengujian formil Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI (UU TNI) di Mahkamah Konstitusi (MK).
Mereka menilai, parlemen tidak menunjukkan keseriusan dalam proses hukum yang sedang berjalan.
"Sejak persidangan dimulai, Tim Advokasi mencatat DPR tidak pernah hadir dalam setiap pemeriksaan," ujar Sekretaris Jenderal YLBHI, Gina Sabrina, dalam keterangannya, Senin (14/7/2025).
Baca Juga:
Gina menyebut, dalam sidang lanjutan hari ini, DPR akhirnya hadir namun hanya sebatas mengirimkan dokumen administratif dan keterangan ahli kurang dari dua hari kerja sebelum sidang.
Tindakan ini dinilai melanggar Peraturan MK, sehingga agenda mendengarkan keterangan ahli terpaksa ditunda.
Baca Juga:
Dalam persidangan yang digelar di Gedung MK, Hakim Konstitusi Saldi Isra menegaskan permintaan agar DPR segera menyerahkan dokumen penting, terutama risalah pembahasan revisi UU TNI.
Hal itu berkaitan dengan ketidakjelasan informasi seputar jumlah pasal yang direvisi dalam UU tersebut.
"Ada yang mengatakan 3 pasal, ada yang mengatakan 7 pasal. Tolong DPR tunjukkan berkas-berkas pembahasan perubahan dalam rapat-rapat yang dilakukan," tegas Saldi Isra dalam persidangan.
Gina menambahkan bahwa hingga saat ini DPR belum menunjuk kuasa hukum resmi untuk hadir dalam persidangan, serta belum menyerahkan dokumen penting terkait proses revisi UU TNI.
Dalam catatan MK, ada lima perkara uji formil terkait UU TNI yang saat ini sedang diproses, dengan pemohon dari berbagai elemen masyarakat sipil, termasuk mahasiswa dan organisasi non-pemerintah.
Kelima perkara tersebut tercatat dengan nomor:
45/PUU-XXIII/2025
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik