Eks Kabais Tegaskan Pengisian Anggota Ombudsman Harus Berdasarkan Kewenangan Presiden
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Soleman B. Ponto, menilai pengisian kekosongan anggota Ombudsman Republik
NASIONAL
MADINA - Keluarga korban kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang terjadi di salah satu pesantren di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, terus menagih keadilan.
Pasalnya, hingga kini, tersangka utama berinisial Roni RULI Pasaribu masih belum ditangkap, meski telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 10 Juli 2025 oleh Polres Madina.
Kasus tragis ini bermula dari laporan resmi keluarga korban yang terdaftar dengan nomor LP/B/56/III/2024/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMUT, tertanggal 2 Maret 2024, atas dugaan pemerkosaan terhadap anak yatim yang merupakan santri di pesantren tersebut.
Menurut keluarga korban, proses hukum dinilai sangat lamban. Kejadian yang terjadi pada Senin, 26 Februari 2024, hingga kini belum menemui kejelasan dalam penegakan hukumnya.
Sudah Ditetapkan DPO, Tapi Belum Ditangkap
Penyidik Polres Madina, Rudi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendatangi rumah tersangka namun tidak menemukan yang bersangkutan. Tersangka sempat ditahan, namun dibebaskan karena masa tahanan telah habis sementara berkas belum dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan saat itu.
Namun pada 5 Juni 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina melalui Kasi Intel Jupri Banjarnahor, SH, MH, menyatakan bahwa berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P21). Pihak Kejaksaan kini menunggu pelaksanaan tahap II, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke penuntut umum.
"Kami menunggu pelimpahan tahap II dari pihak penyidik Polres Madina. Berkas perkara dinyatakan lengkap dan siap untuk dilimpahkan ke pengadilan," ujar Jupri.
Orang Tua Korban Minta Atensi Kapolres
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Soleman B. Ponto, menilai pengisian kekosongan anggota Ombudsman Republik
NASIONAL
JAKARTA Kepastian mengenai sosok yang akan menggantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) hingga kini masi
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pemerintah berhatihati dalam menyusun materi edukasi pencegahan penyeba
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris meminta siapa pun yang nantinya ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) m
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta para perwira remaja TNI dan Polri untuk menguasai ilmu pengetahuan, kecerdasan buatan (Artific
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, membocorkan sosok yang disebut bakal menggantikannya usai mengundurkan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para perwira TNI dan Polri yang baru dilantik agar menjaga integritas, tidak menyalahguna
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para perwira TNI dan Polri yang baru dilantik agar selalu menempatkan kepentingan rakyat
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Mata uang Garuda terdepresiasi 17 poin atau 0,10 pe
EKONOMI