Duka Ledakan Kapal Aceh Hebat 2, Taruna Asal Binjai Sumut Meninggal Dunia di RSUD Zainoel Abidin
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Satgassus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgassus P3TPK) terus mendalami dugaan penyimpangan dalam pemberian subsidi pemerintah, yang tak hanya terbatas pada komoditas beras, tetapi juga mencakup berbagai objek pendukung produksi padi seperti pupuk, alat pertanian, bibit, hingga irigasi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya masih dalam tahap klarifikasi sejumlah data penting.
Oleh sebab itu, rincian lebih lanjut belum bisa diungkapkan ke publik.
"Salah satu bentuk subsidi dari pemerintah ini adalah kemasyarakatan. Dalam bentuk pupuk, alat pertanian, irigasi, hingga bibit. Tapi memang masih kami dalami bagaimana proses bisnis dan distribusinya, serta apakah telah tepat sasaran," ujar Anang kepada wartawan, Kamis (31/7/2025).
Penyelidikan ini merupakan tindak lanjut dari temuan awal ketidaksesuaian mutu beras yang diproduksi oleh sejumlah perusahaan, yang diduga tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Kejagung juga menyoroti kemungkinan adanya penyalahgunaan subsidi yang justru tidak sampai ke tangan petani secara utuh.
Dalam proses klarifikasi, Kejagung telah memanggil empat perusahaan produsen untuk dimintai keterangan, sementara satu perusahaan lagi dijadwalkan akan hadir pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Pemeriksaan lanjutan terhadap produsen lainnya akan dilakukan pada pekan depan.
"Yang sudah hadir ada empat produsen, satu akan hadir besok, dan satu lagi pekan depan sudah konfirmasi. Fokus kami saat ini adalah menelusuri subsidi yang berkaitan langsung dengan produksi gabah dan rantai distribusinya," terang Anang.
Sebelumnya, Kejagung telah mengumumkan penyelidikan terhadap enam produsen beras, yakni:
- PT Wilmar Padi Indonesia
- PT Food Station
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA
JAKARTA Polemik penanganan perkara dugaan pelanggaran ekspor elemenit yang menyeret PT Putra Prima Mineral Mandiri (PT PMM) kembali menj
NASIONAL
JAKARTA Harga minyak dunia tercatat mengalami tekanan signifikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Iran kembali mengumu
EKONOMI
AMBON Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menilai sepak bola memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antar
INTERNASIONAL
Oleh M. Jehansyah Siregar, Ph.DKISRUH eksekusi lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, kemarin di Jakarta, sungguh m
OPINI
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap masih tingginya jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei
NASIONAL
JAKARTA Ketua Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar Mukhamad Misbakhun menyoroti sikap politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ya
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution ikut larut dalam euforia kemenangan Timnas Jerman atas Pantai Gading pada laga fase grup Pial
OLAHRAGA