Demi Konten TikTok! Pria di Medan Tega Lindas & Seret Wanita Pakai Betor: Pelaku Diciduk
MEDAN Seorang pria bernama Tenang Simanungkalit (32) ditangkap polisi setelah diduga melindas dan menyeret seorang wanita, Murniati Magdale
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta agar kepolisian melanjutkan penyelidikan kasus meninggalnya diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP, 39), yang hingga kini masih menyisakan sejumlah kejanggalan.
Abdullah menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi keluarga almarhum yang menolak kesimpulan polisi yang menyebut tidak ada unsur pidana maupun keterlibatan pihak lain dalam kematian ADP.
"Kita tidak bisa serta-merta menutup kasus ini. Jika keluarga keberatan dengan kesimpulan bunuh diri, maka suara mereka harus didengar. Polisi perlu menggali semua kemungkinan dan menuntaskan penyelidikan tanpa praduga," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (31/7).
Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa penegakan hukum harus mengedepankan kejelasan dan kepastian, terutama dalam kasus yang menyangkut keselamatan jiwa seorang aparatur sipil negara yang sedang menjalankan tugas diplomatik.
"Jika terdapat kejanggalan berdasarkan hasil investigasi, polisi harus membuka kembali ruang klarifikasi dan mendalami keterangan saksi lain maupun bukti yang ada," tambah Abdullah.
Dalam kesempatan yang sama, Abdullah juga mengimbau kepolisian untuk secara berkala menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan kepada publik.
Hal ini penting agar spekulasi liar yang dapat merugikan keluarga almarhum maupun institusi negara dapat diminimalisir.
"Kita harus menghormati duka keluarga, sekaligus memastikan keadilan tetap berjalan. Ini bukan hanya soal individu, melainkan juga soal kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum," tutur Abdullah.
Kendati demikian, hasil penyelidikan kepolisian yang menyatakan tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus kematian Arya Daru masih menyisakan teka-teki.
Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Ardi Putra, menyoroti hilangnya gadget milik ADP, yakni Samsung Galaxy S22 Ultra, yang terakhir terlacak di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
Menurut Ardi, kepolisian perlu menyelesaikan misteri ini agar publik mendapatkan gambaran yang lengkap dan jelas mengenai kasus tersebut.
"Masih ada potongan-potongan puzzle yang belum jelas diungkapkan," kata Ardi.
MEDAN Seorang pria bernama Tenang Simanungkalit (32) ditangkap polisi setelah diduga melindas dan menyeret seorang wanita, Murniati Magdale
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mempelajari sistem program makan gratis di Jepang untuk menjadi bahan pengembangan Program Makan Bergizi
NASIONAL
JAKARTA Gugatan terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK)
POLITIK
JAKARTA Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menyoroti gugatan terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka seb
POLITIK
PEMATANGSIANTAR Satreskrim Polres Pematangsiantar menangkap dua pria yang diduga mencuri sepeda motor milik seorang kakek berusia 83 tahun.
HUKUM DAN KRIMINAL
NAGOYA Rahmat Erwin Abdullah mempersembahkan medali emas kedua untuk Kontingen Indonesia pada Asian Games AichiNagoya 2026. Lifter Indone
OLAHRAGA
LUBUK PAKAM Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair untuk para pencari kerja pada Selasa (29/9/2026). Kegiatan yang be
EKONOMI
JAKARTA Memperingati 66 tahun UndangUndang Pokok Agraria (UUPA), Dr Budyto, yang merupakan bagian dari ATR/BPN Campaka, menyoroti berbagai
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat pembangunan sektor peternakan sekaligus meningkatkan upaya pengendalian
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) n
PEMERINTAHAN