BREAKING NEWS
Kamis, 18 Juni 2026

Pemilik Homestay Ungkap Agus, Tersangka Pencabulan di Lombok, Sering Bawa Wanita Berbeda Setiap Hari

BITVonline.com - Selasa, 03 Desember 2024 17:23 WIB
Pemilik Homestay Ungkap Agus, Tersangka Pencabulan di Lombok, Sering Bawa Wanita Berbeda Setiap Hari
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Lombok – Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan Agus (21), seorang pria disabilitas asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai menemukan titik terang. Pemilik homestay di Mataram, yang diduga menjadi lokasi pencabulan, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait perilaku Agus yang sering membawa wanita berbeda setiap harinya.

Menurut Shinta, pemilik homestay tersebut, Agus telah menjadi langganan di tempatnya dalam sebulan terakhir. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa Agus sering datang bersama wanita berbeda setiap harinya, kadang hingga dua atau tiga wanita dalam satu hari.

“Dia setiap hari dengan orang yang berbeda, bukan satu orang. Besok datang lain, besok lagi datang lagi. Dia sekitar satu bulan di sini, tapi intens sering sehari dua kali, bisa tiga kali dia,” ujar Shinta dalam keterangannya pada Selasa (3/12/2024).Shinta juga menjelaskan kondisi wanita yang keluar dari kamar setelah berkunjung bersama Agus. Beberapa di antaranya tampak panik, menangis, hingga berlari meninggalkan homestay tersebut. “Yang keluar dari kamar pertama ada yang panik, kedua ada yang nangis, ketiga ada yang lari,” tambahnya.

Kejadian-kejadian ini menambah kecurigaan bahwa mungkin telah terjadi tindak kekerasan seksual yang melibatkan Agus dan para wanita tersebut. Shinta mengonfirmasi bahwa pertemuan antara Agus dan wanita-wanita tersebut kerap terjadi pada siang atau sore hari.Kasus ini semakin menarik perhatian publik setelah aparat kepolisian menangani laporan dugaan pencabulan terhadap seorang mahasiswi, yang dilaporkan terjadi di homestay yang sama. Agus, yang diketahui memiliki keterbatasan fisik, kini menjadi tersangka dalam kasus tersebut.Terkait insiden ini, sejumlah pihak, termasuk organisasi penyandang disabilitas, menekankan pentingnya perlindungan bagi individu dengan disabilitas, serta penegakan hukum yang adil bagi semua pihak, tanpa diskriminasi.

(JOHANSIRAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru