BTN Dukung Swasembada Papan 2045, Dorong Akses Hunian untuk MBR
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan dukungan terhadap gagasan besar Swasembada Papan 2045 yang dinilai sebaga
EKONOMI
ACEH JAYA – Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Aceh Jaya terus berlanjut.
Hingga Jumat (22/8/2024), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh telah memeriksa 465 saksi dan 4 orang ahli, seiring dengan penetapan tiga orang tersangka dalam perkara yang menyebabkan kerugian negara senilai Rp 38,4 miliar.
Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, mengatakan bahwa para saksi berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat penerima manfaat, aparatur pemerintah, hingga pihak kementerian terkait.
"Saksi-saksi merupakan para pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan program PSR di Kabupaten Aceh Jaya," ujar Ali Rasab kepada awak media.
Ketiga tersangka yang telah ditetapkan dan ditahan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh yakni:
1. S – Ketua Koperasi Pertanian Sama Mangat sekaligus Anggota DPRK Aceh Jaya periode 2024–2029,
2. TM – Mantan Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya (2017–2020) dan Plt Kepala Dinas tahun 2023–2024,
3. TR – Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya 2021–2023, yang kini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Jaya.
Dalam proses penyidikan, jaksa juga telah menyita barang bukti berupa uang senilai lebih dari Rp 17 miliar.
Kasus ini bermula saat S, sebagai Ketua Koperasi Sama Mangat, mengajukan proposal program PSR ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) pada periode 2019–2021.
Proposal itu mencakup 599 pekebun dengan total luas lahan 1.536,7 hektare.
Namun, hasil penyelidikan mengungkap fakta mencengangkan.
Berdasarkan data dari Kementerian Transmigrasi RI, diketahui bahwa lahan yang diajukan bukan milik masyarakat, melainkan berada di atas lahan eks PT Tiga Mitra, yang masih berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik kementerian.
Lebih lanjut, citra satelit menunjukkan bahwa area tersebut bukanlah perkebunan sawit, melainkan berupa hutan dan semak belukar, yang memperkuat indikasi manipulasi data dalam proposal pengajuan.
"Kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus ini mencapai Rp 38,4 miliar. Ini termasuk dalam kategori total lost, artinya tidak ada manfaat yang dihasilkan dari dana yang dikucurkan," jelas Ali Rasab.
Dari total 465 saksi yang diperiksa:
- 382 orang berasal dari masyarakat atau pekebun yang diduga menerima program,
- 40 orang dari Dinas Pertanian Aceh Jaya,
- 14 orang dari unsur aparatur desa dan kecamatan,
- 6 orang dari koperasi,
- 12 orang dari pihak mitra atau penyedia,
- dan sisanya dari Kementerian Pertanian, Transmigrasi RI, serta BPDPKS.
Kejati Aceh menegaskan komitmennya untuk terus menuntaskan kasus ini hingga tuntas, termasuk menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.*
(ss/a008)
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan dukungan terhadap gagasan besar Swasembada Papan 2045 yang dinilai sebaga
EKONOMI
BANDA ACEH SMAN 7 Banda Aceh menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional setelah berhasil memborong lima medali emas, tiga
PENDIDIKAN
TELUK PANJI Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang secara resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) da
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini t
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar rupiah diproyeksikan masih akan bertahan di kisaran Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) dalam jangka pendek. Tek
EKONOMI
MEDAN PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara (Sumut) telah kembali normal 100 persen setelah sebelumnya t
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menyinggung adanya praktik deep state atau negara dalam negara di lingkung
POLITIK
JAKARTA Badan Legislasi (Baleg) DPR RI meyakini Rancangan UndangUndang (RUU) Satu Data Indonesia dapat menjadi solusi untuk mengatasi p
NASIONAL
KEBUMEN Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ikatan personalnya dengan Kabupaten Kebumen saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan Bu
NASIONAL