BPH Migas Ungkap Penyebab Antrean BBM di Medan, Ternyata Bukan Karena Kuota
MEDAN Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara, mulai berangsur terurai set
NASIONAL
BITVONLINE.COM– Seorang wanita asal Inggris dijatuhi hukuman penjara setelah ditemukan melakukan penelantaran berat terhadap anaknya yang disembunyikan selama tiga tahun di dalam laci kayu di bawah tempat tidurnya. Kejadian ini baru terungkap setelah bayi yang malang itu ditemukan sendirian di rumah dalam kondisi memprihatinkan.
Kasus tragis ini dimulai sejak bayi itu lahir hingga berusia tiga tahun. Selama itu, ibu sang bayi diam-diam menyembunyikan keberadaan anaknya dari anak-anak lainnya, bahkan tidak pernah membiarkan bayi tersebut keluar rumah atau merasakan sinar matahari. Wanita yang tidak disebutkan namanya itu, melakukan hal ini dalam kesendirian, sementara dirinya menjalani kehidupan normal bersama anak-anak lainnya.
Bayi yang malang itu ditinggalkan sendirian di rumah pada beberapa kesempatan, terutama ketika sang ibu pergi bekerja, mengantar anak-anak lainnya ke sekolah, atau bahkan pergi mengunjungi kerabatnya selama musim liburan Natal. Pada satu titik, pacar sang ibu mulai menginap di rumah, dan bayi itu dipindahkan ke kamar lain, untuk kembali ditinggalkan sendirian.
Kebetulan, saat pacar sang ibu sedang menggunakan kamar mandi, dia mendengar tangisan bayi tersebut pada suatu pagi. Merasa curiga, pria itu kemudian memeriksa kamar tidur dan menemukan bayi yang ditinggalkan itu dalam keadaan memprihatinkan. Pacar sang ibu segera memberi tahu anggota keluarga dan memanggil petugas dinas sosial untuk melakukan penyelidikan.
Temuan ini memicu investigasi lebih lanjut, dan polisi akhirnya menginterogasi ibu bayi tersebut. Wanita itu mengaku telah menyembunyikan anaknya dengan alasan tidak diketahui, dan kini dia harus menghadapi tuntutan penelantaran anak yang sangat serius. Hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa ibu tersebut telah mengabaikan kebutuhan dasar bayi itu, termasuk pengawasan dan perawatan yang layak sesuai usia.
Bayi tersebut kini berada dalam perawatan yang lebih baik dan dilaporkan dalam kondisi yang lebih stabil setelah penemuan itu.
Wanita tersebut telah dijatuhi hukuman penjara atas dakwaan penelantaran berat dan dipastikan tidak akan dapat kembali tinggal bersama anak-anaknya yang lain. Kasus ini menjadi pengingat tragis tentang pentingnya perhatian dan perlindungan terhadap anak-anak, serta dampak dari tindakan kekerasan atau penelantaran terhadap mereka.
(JOHANSIRAIT)
MEDAN Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan, Sumatera Utara, mulai berangsur terurai set
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan agar negara mengambil peran lebih besar dalam pembiayaan kampanye pemilu, salah s
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan seluruh kebijakan dalam pelaksanaan Prog
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menanggapi perbedaan penjelasan antara Pemerintah Provinsi Sumut dan PT Pertamina terkait p
NASIONAL
JAKARTA Pendiri Lembaga Anti Pencucian Uang Indonesia (LAPI), Ardhian Dwiyoenanto, menyoroti dugaan modus tindak pidana pencucian uang (
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong perbaikan sistem pembiayaan politik melalui pembatasan biaya kampanye, peningkatan
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah terus memperluas pasar ekspor nasional ke kawasan Amerika Latin. Salah satu capaian positif ditunjukkan melalui penin
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menaruh harapan besar kepada para siswa Sekolah Rakyat agar mampu melanjutkan pendidikan hingga pergur
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengajak perusahaanperusahaan asal Tiongkok untuk berinvestasi dalam
EKONOMI
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sulaiman Harahap mengajak Komite Olahraga Masyarakat Ind
PEMERINTAHAN