BRI Peduli Aceh: Salurkan Bantuan Langsung dan Pulihkan Semangat Anak-anak Pascabencana
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
JAKARTA – Kepolisian Daerah Metro Jaya masih mendalami dugaan keterlibatan WFT (22) sebagai sosok di balik akun Bjorka, yang sempat menghebohkan dunia maya Indonesia dengan aksi peretasan data pribadi dalam beberapa tahun terakhir.
Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, menegaskan bahwa meskipun WFT tercatat sebagai satu-satunya pengguna nama Bjorka sejak 2020, pihak kepolisian belum dapat memastikan secara pasti identitas yang sebenarnya.
"Ini baru satu bukti digital. Apakah benar dia orangnya? Kita belum bisa pastikan. Bukti lain masih dalam analisis laboratorium forensik," ujar Fian di Jakarta, Sabtu (4/10).Baca Juga:
Kasus ini bermula dari laporan DH (38), perwakilan sebuah bank swasta, yang melaporkan adanya akun Twitter X @bjorkanesiaaa.
Akun tersebut mengunggah tangkapan layar aplikasi perbankan nasabah dan mengklaim telah berhasil meretas 4,9 juta data nasabah, yang bahkan diumumkan akan dijual melalui situs gelap (dark web).
Setelah menjalani penyelidikan selama enam bulan, tim Subdit IV Siber Polda Metro Jaya berhasil menangkap WFT di Minahasa, Sulawesi Utara, pada 23 September 2025.
Polisi memastikan tidak ada kerugian finansial yang signifikan akibat langkah cepat pelapor dan aparat kepolisian.
Kasubdit IV Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon, menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan WFT termasuk dalam kategori akses ilegal dan percobaan pemerasan.
Namun, ia menegaskan bahwa keterkaitan WFT dengan aktivitas akun Bjorka selama periode 2022 hingga 2023 masih harus dibuktikan.
"Hasil analisis digital forensik nanti akan menunjukkan apakah WFT benar-benar sosok Bjorka atau hanya peniru," jelas Herman.
Polisi masih melanjutkan pemeriksaan dan pengumpulan bukti untuk memastikan fakta di balik akun Bjorka, yang selama ini menjadi sorotan publik terkait kasus kebocoran data dan serangan siber di Indonesia.*
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
BANDARLAMPUNG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kemampuan akademi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa kontrol atas Greenland merupakan hal yang tak bisa ditawar demi kepenti
INTERNASIONAL
BANDARLAMPUNG Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung untuk meningkatkan penyaluran kred
EKONOMI
JAKARTA Wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari sistem langsung ke DPRD memicu penolakan dari sejumlah warga.
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Muzak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, melakukan mutasi terhadap sejumlah Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) di jaj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang nelayan, Irfan alias Ipan Jengkol, divonis delapan tahun penjara atas pembunuhan remaja berusia 16 tahun, Muhammad Rasyid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAMBI Seorang guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, menjadi korban pengeroyokan sejumlah siswa pada Selasa (13/1/2026
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Timur menangkap seorang pria berinisial M Dhanil, 39 tahun, atas dugaan pencurian baterai mobil
HUKUM DAN KRIMINAL