Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN – Kasus penipuan dengan modus scamming melalui aplikasi WhatsApp kembali terjadi.
Kali ini, korbannya adalah tokoh masyarakat sekaligus ayah dari artis Raline Shah, Rahmat Shah, yang mengalami kerugian mencapai Rp254 juta.
Baca Juga:Direktur Reserse Siber Polda Sumatera Utara Kombes Doni Satria Sembiring mengungkapkan, pelaku utama merupakan narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan yang beraksi bersama tiga orang lainnya di luar penjara.
"Perlu kami sampaikan secara garis besar bahwa ini merupakan kejahatan scamming dengan memanipulasi data dan identitas," kata Doni kepada wartawan, Rabu (15/10/2025).
Dijelaskan Doni, pelaku utama Muhammad Syarifuddin Lubis (25), napi kasus narkotika, menyamar sebagai Raline Shah melalui pesan WhatsApp, lalu menghubungi Rahmat Shah.
Pelaku berpura-pura sebagai anaknya dan meminta sejumlah uang dengan dalih kebutuhan pribadi.
"Awalnya pelaku meminta Rp24 juta. Setelah itu, pelaku kembali menghubungi dan meminta Rp42 juta untuk membeli emas. Lalu kembali meminta Rp48 juta dan keesokan harinya meminta Rp100 juta," terang Doni.
Secara total, Rahmat Shah mentransfer empat kali dalam rentang waktu singkat, hingga kerugian yang dialami mencapai Rp254 juta.
Polisi mengungkap bahwa aksi ini tidak dilakukan sendirian. Selain Syarifuddin, terdapat tiga pelaku lain yang terlibat, yakni:
- Rizal (34) – sesama tahanan Lapas Tanjung Gusta, berperan memberikan akses handphone ke Syarifuddin.
- Indri Permadani (20) – warga Langkat.
- Tika Handayani (30) – warga Medan, sebagai penerima aliran dana akhir.
Setelah uang dikirim korban, pelaku langsung memindahkannya secara berantai ke beberapa rekening untuk menghilangkan jejak.
"Modus mereka adalah bergerak cepat dan sistematis dalam menyamarkan aliran dana, guna menghindari pelacakan oleh aparat," jelas Doni.
Para pelaku berhasil diamankan oleh tim Siber Polda Sumut pada 10 September 2025 secara bertahap di beberapa lokasi berbeda.
"Ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada terhadap segala bentuk komunikasi digital, terlebih jika menyangkut permintaan dana, meskipun tampaknya datang dari pihak yang dikenal," tutup Doni.*
(d/a008)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA