BREAKING NEWS
Sabtu, 18 April 2026

Penganiayaan Remaja Disabilitas di Karawang: Satu Tersangka Honorer Kecamatan yang Diusulkan PPPK Paruh Waktu

Raman Krisna - Selasa, 18 November 2025 22:46 WIB
Penganiayaan Remaja Disabilitas di Karawang: Satu Tersangka Honorer Kecamatan yang Diusulkan PPPK Paruh Waktu
Tersangka Pengeroyokan Anak Disabilitas hingga Tewas. Foto : iNewskarawang.id/Gelar Maulana Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARAWANG - Kasus penganiayaan terhadap Rido (15), remaja penyandang disabilitas, memicu keprihatinan publik setelah terungkap salah satu pelaku adalah pegawai honorer di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.

Rido tewas setelah mengalami penganiayaan brutal oleh empat tersangka pada 12 November 2025.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, menjelaskan kronologi kejadian. Korban dipukul berulang kali, ditendang, dan bahkan kepala korban dihantamkan dengan batu bata oleh HW (37), warga Desa Tegalwaru.

Baca Juga:

Tersangka lain, EF (29), NK (42) honorer kecamatan dan TF (31) juga ikut menganiaya korban serta melucuti pakaiannya.

"Setelah dilakukan penyelidikan, empat orang ini telah ditetapkan sebagai tersangka," kata AKBP Fiki.

Korban sempat dilarikan ke RS Bayu Asih Purwakarta dan dirawat selama tiga hari sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Identitas tersangka terungkap dalam konferensi pers di Mapolres Karawang pada Senin (17/11/2025).

NK, pegawai honorer yang sebelumnya diajukan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, kini dipastikan gagal mengikuti seleksi PPPK setelah penetapan sebagai tersangka.

Kepala BKPSDM Karawang, Jajang Jaenudin, mengonfirmasi bahwa usulan PPPK paruh waktu NK telah dibatalkan dan dikirimkan ke BKPSDM pusat.

Penyandang tunagrahita seperti Rido memiliki keterbatasan intelektual yang memengaruhi fungsi mental, sosial, dan fisik.

Korban berasal dari Purwakarta sehingga warga setempat tidak mengenalinya.

Insiden penganiayaan ini baru bisa dihentikan oleh kepala dusun yang mendengar keributan di rumah warga Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kebakaran Gudang Limbah B3 di Karawang Butuh 8 Jam untuk Padam, Oli Jadi Kendala
NasDem: Kekuasaan Adalah Amanah Tuhan, Harus Digunakan untuk Menolong Masyarakat
10 Penggilingan Padi di Karawang Tutup, Ombudsman RI: Mereka Takut
Yukihiro Nabae, Presdir Pertama PT Nissen Chemitec Indonesia Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Karawang
100 Rumah Panggung Segera Dibangun untuk Warga Terdampak Banjir Karangligar Karawang
Tragis! Istri T3was, Suami Kritis, Dua Balita Jadi Saksi Kejadian Mengerikan di Karawang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru