BREAKING NEWS
Minggu, 22 Februari 2026

Jaringan PETI Batang Natal Diduga Terstruktur, Aktivis Desak Mabes Polri Tangkap Pengendali Utama

Indra Saputra - Kamis, 20 November 2025 15:26 WIB
Jaringan PETI Batang Natal Diduga Terstruktur, Aktivis Desak Mabes Polri Tangkap Pengendali Utama
Bendahara Satma AMPI Mandailing Natal sekaligus pengurus KNPI Madina, Muhammad Saleh. (Foto: Ist/ BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MANDAILING NATAL- Desakan kepada Mabes Polri untuk mengusut tuntas jaringan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal, kembali menguat setelah operasi Dittipidter Bareskrim Polri pada 13 November 2025 hanya menyita dua unit excavator dari lokasi PETI di Desa Tombang Kaluang.

Bendahara Satma AMPI Mandailing Natal sekaligus pengurus KNPI Madina, Muhammad Saleh, menilai langkah itu belum menjawab persoalan utama.

Menurutnya, penindakan terhadap operator alat tidak menyentuh akar permasalahan PETI yang sudah berlangsung lama.

Baca Juga:

"Penyitaan excavator itu baru langkah awal. Yang harus ditangkap adalah bos-bos PETI. Jangan operatornya saja yang dikorbankan," ujar Saleh, Rabu, 19 November 2025.

Saleh menyebut sejumlah laporan masyarakat mengarah pada sosok NSR Lbs, yang diduga memiliki peran dalam mengendalikan aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Ia menilai aparat harus berani bertindak tanpa tebang pilih dan menjelaskan kepada publik perkembangan penanganan perkara.

Ia mengatakan warga selama ini mempertanyakan pola operasi yang dinilai tidak menyeluruh.

Beberapa titik PETI yang sudah lama meresahkan masyarakat tidak termasuk dalam wilayah penyisiran terakhir.

"Kalau alat beratnya dibawa, tetapi aktor utamanya tetap bebas, itu bukan penegakan hukum. Kami minta transparansi dari Polri," kata Saleh.

PETI Diduga Beroperasi dengan Sistem Jaringan

Menurut Saleh, aktivitas PETI di Batang Natal tidak lagi bersifat tradisional.

Ia menyebut kegiatan tersebut diduga melibatkan jaringan terorganisasi, mulai dari penyediaan alat berat, aliran modal, hingga indikasi adanya bekingan oknum tertentu.

Kerusakan lingkungan akibat aktivitas tersebut juga disebut semakin parah.

Masyarakat melaporkan berbagai dampak:

Pencemaran Sungai Batang Natal

Kerusakan bantaran sungai

Risiko longsor meningkat

Aktivitas ekonomi warga terganggu

Saleh menilai penindakan yang tidak menyasar aktor intelektual akan membuat kerusakan terus berlanjut.

Minta Mabes Polri Naikkan Level Penindakan

Ia mendorong Mabes Polri menurunkan tim khusus untuk penelusuran menyeluruh, termasuk mendalami laporan warga terkait dugaan keterlibatan berbagai pihak dalam operasi PETI.

"Ini bukan hanya soal alat berat. Ini soal jaringan yang diduga sudah lama bekerja. Kami mendukung Polri menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar hukum," ujar salah satu warga yang mendampingi Saleh.*


(um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Rabu 19 November 2025: Sejumlah Wilayah Hujan Sedang hingga Petir
Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Selasa 18 November 2025: Hujan Sedang hingga Petir
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Selasa 18 November 2025: Seluruh Wilayah Hujan Sedang
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Selasa 18 November 2025: Sebagian Wilayah Hujan Petir
Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Selasa 18 November 2025: Mayoritas Wilayah Dilanda Hujan Ringan
Dua Pemuda Tewas Tersambar Petir Saat Main Bola di Konawe
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru