DPR Desak Polisi Bongkar Kasus 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Diduga Langgar UU Darurat
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
MEDAN – Pengadilan Negeri Kisaran menggelar sidang tuntutan terhadap Aipda Alfi Hariadi Siregar, aktor intelektual perdagangan sisik trenggiling seberat 1,2 ton, Selasa (25/11/2025).
Jaksa menuntut Alfi 9 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan penjara.
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Asahan, Heriyanto Manurung, menyatakan Alfi dikenakan Pasal 40A ayat (1) huruf f Jo Pasal 21 ayat (2) huruf c UU Nomor 32 Tahun 2024 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.Baca Juga:
Terdakwa dijadwalkan menyampaikan pembelaan tertulis pada sidang berikutnya, 2 Desember 2025.
Aipda Alfi ditangkap pada 11 November 2024 oleh tim gabungan Pomdam I Bukit Barisan, Polda Sumut, dan Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Bersama Alfi, diamankan dua anggota TNI dan seorang warga sipil, Amir Simatupang.
Petugas awalnya menemukan 322 kilogram sisik trenggiling di loket bus PT Raja Perdana Inti, kemudian 858 kilogram sisik tambahan ditemukan di rumah Serka Yusuf di Jalan Kacang, Medan, disimpan dalam 21 karung.
Dua prajurit TNI telah divonis 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta, sementara Amir divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 500 juta.
Alfi sempat mengajukan pra peradilan, namun ditolak Pengadilan Negeri Kisaran pada 9 Juli 2025.
Berdasarkan fakta persidangan, Alfi berperan sentral dalam pengadaan sisik trenggiling yang hendak dijual ke Aceh melalui Medan.
Ia menghubungi dua anggota TNI untuk mengangkut sisik dari gudang Polres Asahan ke rumah Serka Yusuf, sebelum rencana pengiriman akhirnya digagalkan tim gabungan.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan aparat penegak hukum sebagai oknum dalam jaringan perdagangan satwa dilindungi, menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap perdagangan ilegal satwa langka.*
JAKARTA Komisi III DPR RI mendesak kepolisian mengusut tuntas penemuan 995 pucuk senjata, amunisi, serta barang bukti lain di sebuah sek
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua KomisiWakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai dugaan pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dalam
POLITIK
JAKARTA Pihak mantan Ketua Yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara terkait temuan 995 pucuk senjat
NASIONAL
JAKARTA Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor kembali menuai perdebatan. Sejumlah aktivis hak asasi manusia (HAM) menolak usulan t
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kemudahan bagi pesantren dan sekolah berbasis keagamaan berasrama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mendesak Polda Sumatera Utara mengusut secara tuntas dan transparan kasus meninggalnya WL
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menjajal langsung ketahanan genteng komposit hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saa
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) tengah menelusuri dugaan pelanggaran etik terkait komentar bernada tidak berempati yang dilakuk
NASIONAL
JAKARTA Polres Metro Jakarta Selatan terus menyelidiki temuan ratusan senjata di salah satu yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pin
HUKUM DAN KRIMINAL