Bahasa Saja Tak Cukup, Mahasiswa Mandarin Didorong Jadi Jembatan Komunikasi Indonesia-Tiongkok
MEDAN Kemampuan berbahasa Mandarin dinilai tidak lagi cukup untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin global. Generasi muda ki
NASIONAL
MEDAN — Jaksa Penuntut Umum KPK menghadirkan dua orang saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek jalan dengan terdakwa mantan Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara, Topan Ginting.
Sidang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, Rabu, 26 November 2025.
JPU KPK Rudi Dwi Prastyono mengatakan satu saksi lainnya, Alexander Meliala, urung hadir lantaran terjebak bencana longsor di Sibolga.Baca Juga:
"Hari ini saksi hadir sebanyak dua orang. Satu saksi tidak hadir karena terjebak longsor dan banjir di Sibolga sehingga tidak bisa datang," ujar Rudi di ruang sidang utama.
Dalam persidangan yang memasuki agenda pemeriksaan saksi, dua saksi yang hadir ialah Edison Pardamean Togatorop dan Jepri Bangun.
Edison menjadi sorotan majelis hakim karena dinilai berputar-putar dalam memberikan keterangan.
Edison menyebut praktik suap dilakukan oleh pihak kontraktor yang kemudian diterima oleh Topan Ginting dan seorang pejabat lain bernama Rasuli.
"Yang menyuap adalah kontraktor Dalihan Natolu Grup, lalu menerima suap Pak Topan dan Rasuli," kata Edison.
Majelis hakim sempat menegur Edison karena dinilai tidak memberikan keterangan secara konsisten.
"Saudara jangan menutup-nutupi ya. Saudara telah bersumpah," ujar Hakim Anggota Mardison.
Topan Ginting sebelumnya ditangkap KPK melalui operasi tangkap tangan.
Ia disangkakan menerima suap senilai Rp 4 miliar dari dua rekanan yang juga tengah diadili dalam berkas terpisah: Muhammad Akhirun Piliang alias Kirun, Direktur Utama PT Dalihan Na Tolu Grup (DNTG), dan anaknya Muhammad Rayhan Dulasmi Piliang alias Rayhan, Direktur PT Rona Na Mora (RNM).
MEDAN Kemampuan berbahasa Mandarin dinilai tidak lagi cukup untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin global. Generasi muda ki
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi melepas sebanyak 1.547 petugas Sensus Ekonomi 2026 dalam kegiatan Pencananga
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Kodam I/Bukit Barisan di Jalan Gatot Subroto,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sejumlah organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indone
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum memastikan adanya efisiensi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah
EKONOMI
JAKARTA Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti kasus dugaan suap terkait hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyeret Bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi kini tidak lagi menjadi satusatunya moda
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih mendalami peran mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, dalam kasus dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memperluas penyelidikan dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung menyerahkan uang tunai hasil pemulihan aset dan lelang barang rampasan negara senilai Rp1.029.874.376.628 kepada K
HUKUM DAN KRIMINAL