Cuaca Sumut Hari Ini Didominasi Hujan Ringan, Langkat Berpotensi Diguyur Hujan Sedang
MEDAN Sebagian besar wilayah Sumatera Utara diprakirakan mengalami hujan ringan sepanjang hari. Bahkan, Kabupaten Langkat berpotensi dig
NASIONAL
TAPANULI SELATAN – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menghentikan sementara operasi delapan perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap bencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Sanksi administratif berupa penghentian kegiatan ini dilakukan sambil menunggu audit lingkungan menyeluruh dari tim independen.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap bencana ekologis yang menelan korban jiwa dan merusak permukiman warga.Baca Juga:
"Seluruh perusahaan yang terindikasi telah kami kenakan sanksi administratif berupa penghentian sementara kegiatan operasional sambil dilakukan audit lingkungan oleh tim independen," ujar Hanif dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Dari delapan perusahaan yang disanksi, PT Agincourt Resources (PT AR) paling disorot publik.
Perusahaan tambang emas ini mengelola Tambang Emas Martabe yang beroperasi di kawasan bernilai ekologis tinggi, termasuk Ekosistem Batang Toru, salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati di Sumatera.
Menurut catatan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara, PT AR diduga menjadi penyumbang utama degradasi lingkungan di kawasan tersebut.
Dengan konsesi seluas 130.252 hektare yang membentang di empat kabupaten, perusahaan ini pernah mengajukan peningkatan kapasitas produksi dari 6 juta ton menjadi 7 juta ton per tahun, termasuk rencana pembukaan lahan baru seluas 583 hektare untuk fasilitas tailing.
Aktivitas ini berpotensi menebang sekitar 185.884 pohon.
AMDAL perusahaan sendiri mengakui risiko serius dari aktivitasnya, mulai dari perubahan pola aliran sungai, peningkatan limpasan air permukaan, penurunan kualitas air, hingga hilangnya tutupan hutan dan habitat satwa liar.
Di lapangan, pembukaan lahan diperkirakan telah mencapai 120 hektare, meski pengelolaan dampak lingkungan dinilai belum optimal.
Hanif menegaskan, audit lingkungan tidak berhenti pada pemeriksaan administratif. Pemerintah membuka opsi penegakan hukum lanjutan, termasuk gugatan perdata dan pidana.
"Jika ditemukan hubungan kausalitas yang jelas antara aktivitas perusahaan dan timbulnya korban jiwa, maka penegakan hukum pidana akan kami tempuh," kata Hanif.
Selain delapan perusahaan tersebut, KLH juga masih melakukan verifikasi di wilayah lain seperti Sumatera Barat dan Aceh, yang turut terdampak bencana ekologis skala besar.*
(ad)
MEDAN Sebagian besar wilayah Sumatera Utara diprakirakan mengalami hujan ringan sepanjang hari. Bahkan, Kabupaten Langkat berpotensi dig
NASIONAL
JAKARTA Sebagian besar wilayah DKI Jakarta diprakirakan mengalami cuaca cerah sepanjang hari. Meski demikian, Kepulauan Seribu dan sebag
NASIONAL
BANDUNG Sebagian besar wilayah Jawa Barat diprakirakan mengalami cuaca berawan sepanjang hari. Meski kondisi cuaca relatif kondusif, suh
NASIONAL
YOGYAKARTA Kondisi cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini diprakirakan didominasi berawan di seluruh wilayah. Meski tid
NASIONAL
BALI Sebagian besar wilayah di Provinsi Bali diprakirakan mengalami cuaca cerah hingga cerah berawan pada hari ini. Meski demikian, bebe
NASIONAL
MEDAN Timnas U19 Indonesia akhirnya berhasil menekuk Timnas U19 Vietnam dengan skor 21 pada pertandingan panas Piala AFF U19 2026 di S
OLAHRAGA
MEDAN Timnas U19 Indonesia untuk sementara di babak pertama, unggul 10 atas lawannya Vietnam pada Piala AFF U19 2026 di Stadion Utama S
OLAHRAGA
TABANAN Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian dan lembaga untuk meminjamkan aset bangunan yang tidak terpakai agar dapat dimanfa
NASIONAL
BENER MERIAH Gempa bumi dengan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Minggu (7/6/2026) siang. Badan Meteo
PERISTIWA
BANDA ACEH Kepulangan jemaah haji Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M dijadwalkan berlangsung selama 16 hari, mulai 15 hingga 30 Juni 202
NASIONAL