Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
TAPANULI SELATAN — Dugaan penyelewengan bantuan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mencuat ke publik.
Bantuan yang seharusnya diterima warga terdampak di Dusun II, Huta Lambung, Kecamatan Angkola Barat, dilaporkan tidak sepenuhnya sampai ke tangan penerima.
Sejumlah warga mengaku namanya tercantum sebagai penerima bantuan, namun tidak pernah menerima bantuan tersebut.Baca Juga:
Hanafi, salah seorang korban banjir bandang, menyebut dirinya terdaftar sebagai penerima bantuan beras, tetapi hingga kini belum menerima apa pun.
"Nama saya sudah terdaftar sebagai penerima bantuan, tapi berasnya tidak pernah saya terima," ujar Hanafi kepada wartawan.
Ia juga mengaku terkejut ketika mengetahui adanya tanda tangan atas namanya sebagai bukti penerimaan bantuan.
Hanafi menegaskan tidak pernah menandatangani dokumen tersebut.
"Saya tidak pernah menandatangani apa pun. Tapi tanda tangan saya ada, sementara bantuannya tidak saya terima," katanya.
Hanafi meminta agar bantuan yang menjadi haknya dikembalikan dan disalurkan sesuai dengan data penerima.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
Dugaan penyelewengan bantuan ini turut mendapat sorotan dari anggota DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Edi.
Ia menyesalkan adanya dugaan pemanfaatan bantuan bencana untuk kepentingan pribadi.
"Presiden sampai datang langsung ke Tapanuli Selatan untuk memastikan kebutuhan korban banjir bandang terpenuhi. Kalau benar ada bantuan yang diselewengkan, ini jelas mencederai kemanusiaan dan kepercayaan publik," ujar Edi.
Edi mendorong aparat penegak hukum untuk segera turun tangan mengusut dugaan penyelewengan tersebut.
Menurut dia, penyalahgunaan bantuan bencana merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi.
"Kami berharap kepolisian mengusut tuntas dan menindak tegas oknum-oknum yang diduga menilap bantuan korban bencana. Bantuan ini menyangkut hajat hidup warga yang sedang tertimpa musibah," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun instansi penyalur bantuan terkait dugaan tersebut.*
(dh)
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK